Laporan Masyarakat : Banyak Yang Bukan Pegawai Isi Jerigen BBM di SPBU Palakka

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024 - 03:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Warga yang bukan pegawai sedang mengisi BBM ke Jerigen di SPBU Palakka

Foto : Warga yang bukan pegawai sedang mengisi BBM ke Jerigen di SPBU Palakka

BONE,BONEKU.COM,– Sejumlah masyarakat Kabupaten Bone mengaku kecewa terhadap SPBU Palakka yang dinilai tidak adil dalam memberikan pelayanan ke Masyarakat, pasalnya di SPBU Palakka banyak terdapat bukan pegawai yang mengisi BBM ke jerigen sementara pengendara banyak yang antri untuk menunggu giliran.

Ditengah masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari, Baik untuk kendaraan pribadi ataupun keperluan pertanian dan nelayan malah harus diperhadapkan dengan ketidakadilan pihak SPBU dalam memberikan pelayanan.

Mereka melihat  banyak warga yang bukan pegawai mengisi jerigen BBM di SPBU. Praktik ini dianggap tidak adil dan merugikan masyarakat umum yang membutuhkan BBM untuk kendaraan pribadi mereka.

“Saya rela melewati antrian panjang untuk mendapatkan BBM di SPBU Palakka, Padahal, saya lihat banyak orang yang bukan pegawai mengisi jerigen di SPBU, Ini tentu tidak adil, kami yang membutuhkan BBM untuk kendaraan pribadi justru malah kesulitan mendapatkannya,” Keluh seorang Warga bernama Andi

Baca Juga:  Warga Bone Padati Operasi Pasar Elpiji, Gas Subsidi Ludes dalam Hitungan Jam

Keluhan serupa juga diungkapkan oleh warga lainnya. Mereka mempertanyakan kebijakan yang diterapkan oleh pihak SPBU, yang dianggap tidak adil dan tidak transparan. Mereka mendesak pihak berwenang untuk turun tangan dan menindak tegas praktik pengisian jerigen BBM di SPBU oleh warga yang bukan pegawai.

“Kami berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan tegas untuk mengatasi masalah ini, Kami tidak ingin terus-menerus mengalami kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari.” Ungkap Seorang warga

Baca Juga:  Pemkab Bone Dinilai Lamban Tangani Antrian BBM di Bone

Sementara pihak SPBU Andi Yenni selaku Penanggungjawab SPBU Palakka yang dikonfirmasi soal banyaknya praktik warga yang bukan pegawai SPBU mengisi BBM ke jerigen, mengaku tidak tahu adanya praktik itu dan akan segera mengambil tindakan atas kejadian tersebut

“Staf kami lengkap 6 orang yang bertugas pagi, terima kasih infonya  insya allah besok langsung saya briefing kan ke staf kami, dan karyawan yang jadi temuan akan disanksi SP3 karena bekerja tidak sesuai SOP.” Kata Andi Yenni melalui pesan WhatsApp Sabtu malam 21/9/2024.

Selain itu Andi Yenni juga mengaku bahwa dirinya sejak 3 hari belakangan ini selaku penanggungjawab SPBU Palakka tidak full di kantor karena ada acara keluarga.

Baca Juga:  Resmob Polres Bone, Amankan Pelaku Curnak Di Cina...

Terpisah salah seorang operator yang bertugas waktu itu saat dimintai tanggapannya terkait adanya warga yang mengisi BBM ke jerigen mengatakan bahwa saat itu dirinya sedang menukar uang dari pengendara lain, namun tiba-tiba warga itu pergi mengambil Nosle lalu mengisi jerigen tanpa sepengetahuannya.

“Saya lagi tukar uang pak, kemudian dia (Warga-red) langsung megambil Nozle tanpa sepengetahuan saya, Ungkapnya

Namun meski demikian masalah ini menjadi sorotan penting bagi pemerintah daerah untuk segera mencari solusi. Perlu dilakukan langkah-langkah konkret untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat umum dan mencegah praktik pengisian jerigen BBM yang tidak sesuai dengan aturan. (*)

Berita Terkait

Klaim BPJS Ketenagakerjaan CV Ardal Raya Terbantah, Korban Irfan Ternyata Tidak Terdaftar
Dukung Pendidikan Islam, Andi Muzakkir Aqil Serahkan Bantuan Aspirasi ke Ponpes di Bone
Bungkam Sekian Lama, CV Ardal Raya Buka Suara: Klaim Lengkap Perizinan dan Selalu Sediakan APD
SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel
Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat
Desakan Cabut Izin Tambang Lampoko Menggema, WIB Diskusi Tak Cukup, Perlu Tindakan Tegas
URC Resmob Bone Sisir TKP Penganiayaan Bersenjata Parang di Mattanete Bua, Pelaku Akhirnya Ditamankan
KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Klaim BPJS Ketenagakerjaan CV Ardal Raya Terbantah, Korban Irfan Ternyata Tidak Terdaftar

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Dukung Pendidikan Islam, Andi Muzakkir Aqil Serahkan Bantuan Aspirasi ke Ponpes di Bone

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bungkam Sekian Lama, CV Ardal Raya Buka Suara: Klaim Lengkap Perizinan dan Selalu Sediakan APD

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:55 WITA

SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WITA

Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru