Satu Kampung Warga Bone Jadi Korban Penipuan Oleh Seorang IRT, Nilainya Mencapai Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 15:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga yang menjadi korban penipuan IRT

Sejumlah warga yang menjadi korban penipuan IRT

BONE,BONEKU.COM,– Sejumlah warga di Dusun Talaga Desa Lompu Kecamatan Cina Kabupaten Bone menjadi korban penipuan yang nilainya mencapai miliaran rupiah oleh seorang Ibu Rumah Tangga (IRT).

Informasi yang diperoleh oleh sejumlah korban bahwa pelaku diketahui seorang IRT berinisial NS alian UM (44) dan kini dia sudah meninggalkan kampung dan pindah ke Morowali

Salah seorang korban bernama Bacotan (40) menceritakan kronologis kejadiannya dimana dirinya bersama warga satu kampung lainnya ditipu oleh pelaku (NS)

Awalnya NS ini menawarkan ke sejumlah warga di Dusun Talaga Desa Lompu untuk dibantu pengurusan pengambilan kredit di Bank BRI unit Cina, nilainya pun bervariasi ada yang Rp.50 juta, Rp.70 juta bahkan sampai Rp.100 juta.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Buka Kongres XXIII PGRI

Para korban ini pun kemudian percaya kepada pelaku dan memberikan kuasa penuh untuk pengurusan pencairan kredit, namun ironisnya kredit tak kunjung sampai ke tangan pada korban justru malah diminta pengembalian oleh pihak Bank.

“Ternyata uang sudah dicairkan dan tidak ada sampai ke saya, semuanya diambil oleh NS, menurut bank yang atas nama di kredit itu nama saya, sekarang pihak bank menuntut untuk pengembalian, Sekarang NS sudah meninggalkan kampung infonya dia pindah ke morowali,”Kata Bacotan, Rabu 11/12/2024.

Baca Juga:  Dijemput Secara Adat diBone, Soni Sumarsono Berpesan Seperti Ini...

Korban lain bernama Rahmawati (24) menambahkan bahwa dirinya juga menjadi korban dan dia mengalami kerugian sebesar Rp.50 juta, bahkan selain dirinya anggota keluarganya yang masih satu KK juga masing masing mengambil uang Rp.50 juta.

Rahmawati berharap dana yang telah diambil oleh pelaku bisa dikembalikan, selain itu seharusnya pihak BRI juga harus ikut bertanggung jawab lantaran saat dirinya di survei ada pegawai BRI bersama pelaku yang datang.

Baca Juga:  Baznas Bantu Korban Kebakaran di BTN Amanda

“Waktu Survei ada pegawai BRI bersama NS yang datang, jadi seharusnya pihak BRI juga bisa ikut bertanggung jawab atas permasalahan ini dan bisa memahami kondisi kami, karena mereka sempat datang mensurvei kami waktu itu,” Kata Rahmawati

Selain itu Rahmawati juga mengatakan bahwa saat ini terduga pelaku (NS) bersama keluarganya sudah meninggalkan kampung, bahkan rumah miliknya itu kini sudah di sandera oleh pihak Bank. Para korban ini juga berencana untuk melaporkan kejadian penipuan ini ke pihak Kepolisian. (*)

Berita Terkait

BAZNAS Bone Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu
Hadiri Milad ke-36 UIAD, Andi Ariany: Menuju Kampus Global Tanpa Tinggalkan Nilai Lokal
Indeks Keterbukaan Naik, Sekda Andi Jefrianto: Informasi Tidak Boleh Ditutup-Tutupi
Peringati HUT Otonomi Daerah ke-30, Sekda Andi Jefrianto: Wujudkan Asta Cita Lewat Sinergi Pusat dan Daerah
Siswa Latja Diktuba Polri di Bone Ditekankan Disiplin dan Etika Selama Pelatihan
Pemkab Bone Peringati Hari Otonomi Daerah, Wabup: Otonomi Harus Berdampak Nyata
Dari Sawah ke Pasar, Modus Pencurian Sapi di Bone Berakhir di Tangan Polisi
Harlah ke-2 ASATU, Pemuda Bone Siap Kawal Perubahan dan Perkuat Soliditas Organisasi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 18:43 WITA

BAZNAS Bone Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 27 April 2026 - 15:29 WITA

Hadiri Milad ke-36 UIAD, Andi Ariany: Menuju Kampus Global Tanpa Tinggalkan Nilai Lokal

Senin, 27 April 2026 - 13:14 WITA

Indeks Keterbukaan Naik, Sekda Andi Jefrianto: Informasi Tidak Boleh Ditutup-Tutupi

Senin, 27 April 2026 - 13:08 WITA

Peringati HUT Otonomi Daerah ke-30, Sekda Andi Jefrianto: Wujudkan Asta Cita Lewat Sinergi Pusat dan Daerah

Senin, 27 April 2026 - 12:23 WITA

Siswa Latja Diktuba Polri di Bone Ditekankan Disiplin dan Etika Selama Pelatihan

Berita Terbaru