Cek Fakta: Viral Dugaan Suap Oknum Polisi, Polres Bone Hadirkan Semua Pihak

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Andi Ichal (Kiri) Nuralam, Orang Tua Tsk (tengah), Istri Tsk, (Kanan)

Foto : Andi Ichal (Kiri) Nuralam, Orang Tua Tsk (tengah), Istri Tsk, (Kanan)

BONE,BONEKU.COM,– Sebuah video yang membahas dugaan praktik suap terhadap oknum anggota kepolisian mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, disebutkan adanya dugaan penyerahan uang sebesar Rp15 juta yang dilakukan oleh keluarga seorang pelaku kasus narkoba kepada oknum polisi di Kabupaten Bone.

Video berdurasi 1 menit 32 detik itu pertama kali beredar luas melalui sejumlah grup publik WhatsApp, sebelum akhirnya menyebar ke berbagai platform media sosial lainnya. Dalam narasi video, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) mengaku telah menyerahkan sejumlah uang kepada pihak kepolisian dengan harapan agar pelaku narkoba yang tengah ditahan dapat segera dibebaskan.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kasat Narkoba Polres Bone, Iptu Irham, saat dikonfirmasi wartawan membantah keras adanya dugaan praktik suap sebagaimana yang disebutkan dalam video. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada permintaan uang, baik dari dirinya maupun dari anggotanya, kepada keluarga salah satu terduga pelaku narkoba yang diamankan.

“Itu tidak ada sama sekali. Percakapan dalam video viral itu sementara kami telusuri kebenarannya. Untuk lebih jelasnya, silakan teman-teman wartawan ke kantor sekarang, karena semua pihak yang terlibat dalam video tersebut sedang kami panggil untuk dimintai klarifikasi,” tegas Iptu Irham.

Baca Juga:  Terduga Pelaku Penganiayaan Security Berhasil Diamankan Polsek Tanete Riattang

Tak berselang lama, sejumlah wartawan mendatangi Mapolres Bone. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak yang disebut terlibat dalam video viral turut dihadirkan untuk memberikan penjelasan.

Dari hasil klarifikasi, terungkap bahwa seorang pria bernama Baha menghubungi Nuralam, yang merupakan orang tua dari terduga pelaku narkoba berinisial DR (30), yang sebelumnya diamankan oleh Sat Narkoba Polres Bone.

Baha mengungkapkan bahwa dalam percakapan tersebut, Nuralam sempat menyebutkan bahwa menantunya bernama Eni telah menyerahkan uang kepada pihak kepolisian. Percakapan itu kemudian direkam oleh seseorang bernama Basri dan selanjutnya disebarkan ke sebuah forum diskusi.

“Saat saya menelepon Nuralam, dia mengaku bahwa menantunya telah menyerahkan uang ke polisi. Saya pertegas lagi, dan dia mengaku benar. Saat itu percakapan saya direkam oleh Pak Basri, lalu dikirim ke Forbes,” ungkap Baha.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Tinjau Perbaikan Jalan Ujung Lamuru–Palattae, Warga: Terima Kasih Pak Gubernur

Namun, pernyataan tersebut kemudian dibantah oleh Eni, istri terduga pelaku. Eni menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menyerahkan uang kepada pihak kepolisian. Ia mengaku hanya menyerahkan uang tersebut kepada seorang tetangganya bernama Andi Ichal, yang mengaku bisa membantu mengurus persoalan suaminya ke pihak kepolisian.

Sementara itu, Andi Ichal yang merupakan warga sipil, menjelaskan bahwa awalnya ia dimintai tolong oleh Eni untuk membantu memfasilitasi komunikasi dengan pihak kepolisian agar suaminya bisa dibebaskan.

“Saat saya komunikasi dengan Eni, dia sendiri yang menyebut sanggup menyiapkan uang sampai Rp15 juta. Saya bilang akan coba komunikasikan ke polisi. Saya kemudian bertemu dengan Kanit Narkoba dan penyidik, namun penyidik menjelaskan bahwa DR akan menjalani asesmen di BNNK karena barang buktinya tidak mencukupi dan yang bersangkutan hanya pemakai, bukan pengedar,” jelas Andi Ichal.

Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, Andi Ichal kembali menemui Eni dan menyampaikan hasil pertemuannya dengan penyidik. Ia juga mengaku bahwa uang yang sempat disiapkan oleh Eni dikembalikan sepenuhnya, karena proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur dan tidak ada uang yang diserahkan kepada polisi.

Baca Juga:  93 Personel Polres Bone dan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Resmi Naik Pangkat

Selanjutnya, Nuralam selaku orang tua terduga pelaku turut menganulir pernyataannya dalam video viral tersebut. Ia mengaku tidak pernah menyerahkan uang kepada pihak kepolisian dan bahkan tidak mengenal nama oknum polisi yang disebutkan dalam video. Nuralam juga menyatakan bahwa selama anaknya ditahan di Polres Bone, ia belum pernah sekalipun menjenguk.

Atas kejadian tersebut, Kasat Narkoba Polres Bone Iptu Irham menyayangkan beredarnya video tersebut sebelum kebenarannya dipastikan. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Saya tidak pernah menutup diri dalam pengungkapan kasus. Jika ada hal-hal seperti ini, sampaikan dulu kepada saya sebelum disebarkan. Dan jika memang terbukti ada oknum yang bermain, tentu akan saya tindak tegas. Berilah saya sedikit kepercayaan dalam penanganan kasus narkoba di Bone. Mari kita sama-sama berantas peredaran narkoba,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Kayu Terjun ke Sungai di Ponre Bone
Satlantas Polres Bone Akan Gelar Ops Patuh 2026, Ini Jenis Pelanggaran yang Diincar
SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite
Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci
Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik
Keributan Dini Hari di THM Mitha Sari Bone, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Cegah Peredaran Narkotika, Tim Gabungan TNI-Polri, BNN dan Satpol PP Razia Hotel hingga Tempat Karaoke di Bone
10 Remaja Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Perang Kelompok

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:24 WITA

Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Kayu Terjun ke Sungai di Ponre Bone

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:01 WITA

Satlantas Polres Bone Akan Gelar Ops Patuh 2026, Ini Jenis Pelanggaran yang Diincar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WITA

SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik

Berita Terbaru