BONE.BONEKU.COM — Di tengah duka akibat kebakaran yang menghanguskan rumah keluarganya, dua anak di Desa Passippo, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendapat perhatian khusus dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman.
Pada Selasa (20/10/2026), Nabila dan Zila Aramadhani menerima masing-masing satu unit sepeda listrik yang sebelumnya dijanjikan Bupati Bone saat mengunjungi lokasi kebakaran pada Senin (19/10/2026) malam. Penyerahan bantuan berlangsung di Posko Kebakaran Desa Passippo.
Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Bupati Bone yang akrab disapa BupAAS terhadap keluarga korban, khususnya kedua anak yang turut merasakan dampak dari musibah kebakaran tersebut.
Camat Palakka, Aswan Hijrah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Bone atas perhatian yang diberikan kepada keluarga korban.
“Keduanya sudah menerima hadiahnya di posko kebakaran,” ujarnya.
Kebakaran yang melanda Dusun I Woddie, Desa Passippo, tersebut menghanguskan dua rumah warga. Salah satu rumah yang terdampak diketahui milik Hasnidar, ibu dari Nabila dan Zila Aramadhani.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 Wita itu mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp200 juta. Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Sebelumnya, saat meninjau lokasi kebakaran pada Senin malam, BupAAS menyalurkan sejumlah bantuan untuk membantu meringankan beban keluarga korban. Bantuan tersebut meliputi program bedah rumah, dua unit sepeda listrik, perlengkapan sekolah bagi kedua anak, serta uang tunai sebesar Rp20 juta.
Selain bantuan untuk kebutuhan keluarga, pemerintah daerah juga menyalurkan satu unit traktor dan satu unit pompa air guna mendukung aktivitas pertanian keluarga korban.
Penyerahan sepeda listrik dan perlengkapan sekolah diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi Nabila dan Zila Aramadhani untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk melanjutkan kegiatan belajar, setelah menghadapi musibah yang menimpa keluarganya.
Kepedulian tersebut juga menjadi bentuk dukungan moral agar keluarga korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit. Pemerintah Kabupaten Bone diharapkan terus hadir melalui bantuan dan pendampingan sehingga keluarga terdampak dapat secara bertahap memulihkan kondisi kehidupan mereka. (*)










