BONE. BONEKU.COM, — Keributan pecah di tempat hiburan malam (THM) Mitha Sari, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026) dini hari.
Insiden yang diduga dipicu kesalahpahaman antarpengunjung tersebut berujung pada aksi penganiayaan. Sejumlah pengunjung dilaporkan mengalami luka-luka setelah keributan terjadi di dalam salah satu ruangan hiburan malam itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkelahian bermula saat sejumlah pengunjung tengah menikmati minuman di dalam ruangan. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling serang. Keributan tersebut bahkan menjadi perhatian warga di sekitar lokasi.
Salah seorang korban, Suma (40), warga Lingkungan Tippulue, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab dirinya menjadi sasaran penyerangan.
Ia menuturkan, dirinya datang ke tempat hiburan malam tersebut bersama sejumlah temannya hanya untuk bersantai. Namun, secara tiba-tiba, sekelompok orang mendatangi mereka dan melakukan penyerangan.
“Kami tidak tahu, tiba-tiba mereka datang langsung menyerang kami dan memukul saya menggunakan botol minuman,” ungkap Suma.
Suma menegaskan, sebelum kejadian, dirinya tidak merasa memiliki persoalan dengan orang lain. Ia mengaku tidak menyangka kunjungannya untuk bersantai justru berakhir dengan insiden kekerasan.
“Saya ke sini bersama teman-teman hanya untuk bersantai dan minum. Sebelumnya, saya tidak punya masalah dengan orang lain,” ujarnya.
Terkait identitas orang yang diduga menyerangnya, Suma mengaku tidak dapat mengenali secara jelas karena kondisi di dalam ruangan yang remang-remang.
“Orang yang menyerang saya tidak terlalu saya kenali karena kondisi di dalam agak samar. Kalau tidak salah, rambutnya gondrong,” katanya.
Usai kejadian, kedua korban dilaporkan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Sementara itu, para terduga pelaku disebut telah meninggalkan lokasi sebelum petugas melakukan penanganan.
Para terduga pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.
Belum diketahui secara pasti motif di balik penyerangan tersebut. Pihak kepolisian diharapkan dapat mengusut kejadian ini, mengidentifikasi para terduga pelaku, serta mendalami kronologi dan penyebab keributan.










