Tolak Ajakan Konsumsi Sabu, Warga Amali Diserang dengan Sajam

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 21:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Insiden penganiayaan berat (Anirat) terjadi di Dusun Lacappa, Desa Tassipi, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 20.30 Wita. Peristiwa tersebut kini telah dilaporkan dan dalam penanganan pihak kepolisian.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui bernama Riswan alias Ramli (24), warga Dusun Lapaudeng, Desa Tassipi, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Sementara terlapor atau pelaku berinisial IL (24), warga Dusun Wanua, Desa Benteng Tellue, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Kronologis Lengkap Penangkapan 3 Pelaku Narkoba di Bone

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji K, yang dikonfimari membenarkan, dia mengatakan peristiwa bermula ketika pelaku memanggil korban untuk keluar rumah dengan maksud mengajak mengonsumsi narkotika jenis sabu. Namun ajakan tersebut ditolak korban.

“Korban menolak ajakan terduga pelaku, karena tak terima dengan penolakan itu, pelaku diduga langsung memukul korban pada bagian belakang kepala menggunakan senjata tajam jenis krekling. Saat kejadian, keduanya diketahui dalam pengaruh minuman keras,” Kata AKP Alvin, Senin 2/3/2026

Baca Juga:  Miliki Narkoba, Oknum Tenaga Honorer Ditangkap Polisi

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian belakang kepala dan harus mendapatkan penanganan medis. Korban kemudian dilarikan ke UPTD Puskesmas Taretta, Kabupaten Bone, untuk menjalani perawatan. Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka robek yang membutuhkan 11 jahitan.

Satu orang saksi yang turut dimintai keterangan yakni Iwan (38), seorang petani asal Dusun Mancengge, Desa Taccipong, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Dua Pelaku Narkoba, Sita 1,25 Gram Sabu

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait peristiwa tersebut guna proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman keras maupun penyalahgunaan narkotika yang kerap menjadi pemicu tindak kekerasan. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS
Diduga Aniaya Perempuan 16 Tahun, Pria di Bone Diamankan Opsnal Polsek Tanete Riattang
Diduga Dipicu Keributan di Penginapan, Pria di Bone Dikejar hingga Depan Kantor DPRD
Polisi Amankan Pria 24 Tahun di Bone, Diduga Curi Dua Jerigen Solar
Tawuran Antarpemuda di Bone Dibubarkan Polisi, 2 Pemuda dan 1 Celurit Diamankan Polisi
Remaja 19 Tahun Jadi Korban Penikaman di Jalan Poros Welalangnge Bone, Polisi Buru Pelaku
Sempat Diamuk Warga, Terduga Pelaku Pencurian di Pasar Sentral Palakka Dibekuk Opsnal Polsek Tanete Riattang
Kasus Penganiayaan di Bone, Pria 50 Tahun Diamankan Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:13 WITA

Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:10 WITA

Diduga Aniaya Perempuan 16 Tahun, Pria di Bone Diamankan Opsnal Polsek Tanete Riattang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:17 WITA

Diduga Dipicu Keributan di Penginapan, Pria di Bone Dikejar hingga Depan Kantor DPRD

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Polisi Amankan Pria 24 Tahun di Bone, Diduga Curi Dua Jerigen Solar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Tawuran Antarpemuda di Bone Dibubarkan Polisi, 2 Pemuda dan 1 Celurit Diamankan Polisi

Berita Terbaru