BONE, BONEKU.COM — Aksi tawuran antarkelompok pemuda terjadi di kawasan BTN Amanda 2, Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Ta, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (4/10/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dan sempat membuat warga sekitar panik. Polisi yang menerima informasi langsung bergerak ke lokasi untuk membubarkan kelompok yang terlibat serta mencegah aksi lanjutan.
Personel gabungan Unit Resmob Polres Bone, Unit IV Opsnal Intel Polres Bone, dan Tim Opsnal III Reskrim Polsek Tanete Riattang mendatangi lokasi. Tim dipimpin Panit Opsnal III Reskrim Polsek Tanete Riattang, Ipda Muhammad Nasrum, S.H.
Dalam penanganan tersebut, polisi mengamankan dua pemuda yang diduga terlibat dalam aksi tawuran, masing-masing berinisial MN (19), warga Desa Kalibong, Kecamatan Sibulue, dan AS (18), warga Jalan Majang, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, kejadian bermula ketika kelompok MN bersama sejumlah rekannya mendatangi kelompok pemuda yang sedang berkumpul di kawasan BTN Amanda 2 menggunakan sepeda motor.
Kelompok tersebut kemudian memasuki lokasi tempat pemuda lainnya berkumpul. Dalam kejadian itu, MN diduga membawa senjata tajam jenis sabit/celurit.
Kehadiran kelompok tersebut kemudian memicu ketegangan. Kelompok pemuda yang berada di lokasi disebut terprovokasi dan melakukan pengejaran terhadap kelompok MN bersama rekannya.
Aksi saling kejar menggunakan sepeda motor tersebut membuat situasi di sekitar lokasi memanas. Beberapa orang bahkan dilaporkan terjatuh dari kendaraan yang digunakan.
Polisi kemudian bergerak cepat ke lokasi untuk membubarkan aksi tersebut sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi balasan maupun tindakan main hakim sendiri.
Kapolsek Tanete Riattang AKP Budiawan melalui Panit Opsnal Ipda Muh.Nasrum menjelaskan bahwa, dari penanganan di lokasi, pihaknya berhasil mengamankan 2 orang pelaku dan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Barang bukti yang diamankan berupa satu bilah senjata tajam jenis sabit/celurit dan tiga unit sepeda motor, masing-masing Honda Genio warna hitam, Yamaha NMax warna hitam, serta Yamaha Mio Sporty warna putih,” Ujarnya
Sementara, Dua pemuda yang diamankan masih menjalani pemeriksaan di Polsek Tanete Riattang.
Polisi juga melakukan langkah pembinaan serta pendalaman untuk mengetahui rangkaian kejadian dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 03.05 Wita, situasi di sekitar BTN Amanda 2 dilaporkan telah kembali aman dan kondusif.
Personel gabungan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) lanjutan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri serta menyerahkan penanganan setiap persoalan kepada aparat berwenang. (*)










