Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, remaja berinisial AR, warga Desa Walenreng, Kecamatan Cina, diduga masuk ke dalam salah satu rumah warga di kawasan tersebut. Aksinya kemudian dipergoki warga sekitar yang langsung mencurigai adanya dugaan upaya pencurian.
Warga yang geram sempat mengeroyok pelaku hingga mengalami luka-luka goresan sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.
Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang yang menerima laporan segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mengevakuasi pelaku dari amukan warga. Polisi kemudian melakukan pengamanan sekaligus mengumpulkan keterangan dari pihak korban dan saksi di lokasi.
“Berdasarkan keterangan orang tua korban, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kamar anak perempuannya, sehingga anak korban histeris dan berteriak. Saat ini kondisi korban masih mengalami syok, pihak keluarga korban juga menjelaskan bahwa tidak ada satupun barang yang diambil” ungkap petugas kepolisian.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. Untuk memastikan kondisi tersebut, pelaku langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dari hasil pantauan di rumah sakit, pelaku sempat diborgol oleh petugas karena beberapa kali menunjukkan perilaku agresif. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga pelaku terkait penanganan selanjutnya.
Keluarga pelaku pun sepakat agar yang bersangkutan untuk sementara menjalani perawatan medis di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum. (*)
Penulis : Heri
Editor : Admin Redaksi











