Sempat Kabur Ke Kolaka, Pelaku Penyerangan Kios Stiker Ditangkap Tim Resmob Polres Bone

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga terduga pelaku penyerangan saat diamankan Tim Resmob Polres Bone.

Tiga terduga pelaku penyerangan saat diamankan Tim Resmob Polres Bone.

BONE.BONEKU.COM, — Tim Resmob Polres Bone akhirnya berhasil meringkus tiga dari empat terduga pelaku penyerangan di sebuah kios usaha stiker yang sempat viral di media sosial. Aksi brutal kelompok remaja bersenjata tajam tersebut sebelumnya terekam kamera CCTV dan memicu keresahan masyarakat.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, para pelaku teridentifikasi setelah rekaman video penyerangan beredar luas. Dalam video tersebut, terlihat sekelompok remaja datang dan melakukan penyerangan secara tiba-tiba menggunakan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Bone menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan intensif. Tiga pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Baca Juga:  Muhammad Akbar Pamonroi Apresiasi Potensi Bone sebagai Lumbung Pangan Nasional

“Dari hasil pengembangan, salah satu terduga pelaku sempat melarikan diri hingga ke Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Namun yang bersangkutan kembali ke Bone ,” ungkap AKP Alvin Aji K, Jumat 1 Mei 2026.

Polisi yang telah mengantongi informasi kepulangan terduga pelaku langsung melakukan pengintaian di pelabuhan penyebrangan bajoe. Saat pelaku baru turun dari kapal Ferry, tim Resmob dengan sigap melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan.

Baca Juga:  Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Remaja dan Ibunya Ditangkap Resmob Polres Bone

Kasat Reskrim Polres Bone juga menyampaikan bahwa motif para terduga pelaku penyerangan di kios stiker ini untuk balas dendam, salah satu terduga pelaku sebelumnya juga menjadi korban pengeroyokan di salah satu mini market di Kabupaten Bone.

Ketiga pelaku kini telah diamankan di Mapolres Bone bersama barang buktinya berupa 1 unit senjata tajam jenis samurai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih memburu satu pelaku lainnya yang telah diketahui identitasnya.

Baca Juga:  Diduga Alami Gangguan Kejiwaan, Anak Kandung Aniaya Ibu Hingga Meninggal di Bengo

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal terkait penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam, dengan ancaman hukuman pidana penjara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum, serta mengajak masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku yang masih buron. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan
ATENSI: Pemkab Sinjai Salurkan Bantuan Bagi Lansia Dan Disabilitas
Polres Bone Ungkap Kasus Pelarian Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditangkap di Wajo
BREAKING NEWS : Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Palette Saat Pergi Mencari Ikan
Aksi Brutal Remaja Bersenjata Serang Percetakan di Bone, Satu Terluka
Rakor di Sulsel, Wabup Bone Dorong Reformasi Layanan Pertanahan
Mahasiswa di Bone Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Pelaku Dilaporkan ke Polisi
Bupati Bone Dorong Tes Narkoba Wajib untuk ASN, Siap Sidak OPD Bersama BNN

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:35 WITA

Penemuan Mayat Taruna di Kampus Poltek Bone, Polisi Lakukan Penyelidikan

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:55 WITA

Sempat Kabur Ke Kolaka, Pelaku Penyerangan Kios Stiker Ditangkap Tim Resmob Polres Bone

Kamis, 30 April 2026 - 15:25 WITA

ATENSI: Pemkab Sinjai Salurkan Bantuan Bagi Lansia Dan Disabilitas

Kamis, 30 April 2026 - 14:13 WITA

BREAKING NEWS : Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Palette Saat Pergi Mencari Ikan

Rabu, 29 April 2026 - 21:30 WITA

Aksi Brutal Remaja Bersenjata Serang Percetakan di Bone, Satu Terluka

Berita Terbaru

Makassar

Mencegah Sejak Dini: SEHATI dan Upaya Membaca Risiko Remaja

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:21 WITA