Dalam sidak tersebut, Bupati Bone memberikan perhatian khusus terhadap percepatan proses lelang sejumlah proyek pemerintah daerah. Ia menilai lambannya proses pengadaan barang dan jasa dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan sekaligus memperlambat perputaran ekonomi di daerah.
“Saya minta proses lelang dipercepat karena ini sangat berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Saya mendapat informasi bahwa masih ada pekerjaan yang terlalu lama berproses di tahap lelang, sementara kita ingin bergerak cepat,” tegas Andi Asman Sulaiman.
Menurutnya, percepatan pengadaan menjadi kunci agar proyek-proyek strategis dapat segera berjalan, terutama pembangunan infrastruktur dan jaringan irigasi yang berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat.
“Apalagi ini menyangkut infrastruktur dan irigasi. Harus segera dikerjakan karena berhubungan langsung dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Bone juga meminta seluruh jajaran UKPBJ meningkatkan kinerja dan mempercepat penyelesaian administrasi pengadaan sehingga pelaksanaan proyek dapat dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kita ingin bekerja cepat. Yang mampu bekerja maksimal akan kita dukung penuh. Kalau perlu lembur hingga malam untuk mengejar target, lakukan demi percepatan pembangunan,” katanya.
Selain menekankan percepatan kerja, Andi Asman Sulaiman mengingatkan seluruh aparatur agar tetap menjaga integritas, profesionalisme, dan independensi dalam menjalankan proses pengadaan barang dan jasa.
Ia secara tegas mengingatkan agar tidak ada praktik-praktik yang dapat mencederai tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Jangan sampai terkontaminasi atau menjalin hubungan yang tidak semestinya dengan kontraktor. Itu tidak boleh terjadi. Jika ada yang melanggar aturan, saya akan tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Menurut Andi Asman, percepatan realisasi belanja daerah dan pelaksanaan proyek pemerintah akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, mulai dari peningkatan aktivitas usaha hingga penyerapan tenaga kerja.
Ia menyebut langkah tersebut juga sejalan dengan berbagai rekomendasi yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui percepatan realisasi APBD dan pembangunan infrastruktur.
“Percepatan belanja daerah dan pelaksanaan proyek pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Melalui sidak tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone berharap seluruh proses pengadaan barang dan jasa dapat berjalan lebih efektif, transparan, akuntabel, dan tepat waktu sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat. (*)










