Kejari Bone Sosialisasi Cyberbullying dan Paham Radikalisme di SMA 9 Watampone

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2024 - 19:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Kejaksaan Negeri Bone hingga saat ini masih gencar-gencarnya melakukan sosialisasi ke Sekolah-sekolah terkait maraknya kasus Cyber Bullying dikalangan pelajar.

Kali ini Kejaksaan Negeri Bone melalui program Jaksa masuk sekolah melakukan sosialisasi dan penyuluhan hukum di SMAN 9 Watampone, Kamis 7 Maret 2024

Kasi Intelijen Kejari Bone Andi Hairil Akhmad dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan menambah pengetahuan para siswa-siswi tentang hukum dan perundang-undangan agar mudah memahami dan melaksanakan aturan hukum yang berlaku serta menciptakan generasi yang taat hukum.

Baca Juga:  157 Gram Sabu Dimusnahkan Kejari Bone

“Dalam kegiatan ini ada 2 materi yang dibawakan yakni, Bahaya Radikalisme dan Terorisme dikalangan remaja serta bahaya Cyber Bullying.” Kata Andi Khairil Akhmad

Program Jaksa Masuk Sekolah tersebut dibuka langsung oleh  Kepala SMAN 9 Watampone Ibu Muliana Rasak, S.Pd., M.Pd dan diikuti sedikitnya 70 orang siswa-siswi.

Dalam sosialisasi tersebut pemateri memberikan gambaran faktor munculnya paham radikalisme dan terorisme yang mulai menyasar kalangan remaja.

Baca Juga:  Kejari Bone Musnahkan 203,4512 Gram Sabu Dari 56 Kasus

“Radikalisme dapat disebarkan melalui pikiran orang lain, terlebih jika seseorang tersebut berpikiran sempit dan mudah percaya dengan orang lain yang dianggap membawa perubahan dalam hidupnya” Tambahnya

Selain itu Pemateri juga memberikan informasi terkait  hukuman pidana yang akan dikenakan oleh pelaku anak yang berkonflik hukum jika terbukti melakukan tindak pidana.

“Program ini diharapkan mampu mengedukasi para adik adik siswa siswi SMA 9 dan dapat menginformasikan ke rekan rekan mereka dan juga keluarga  terkait dampak paham radikalisme dan terorisme serta Cyberbullying ini, ayo kenali hukum, jauhi hukuman,” Pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Residivis Kembali Berulah, Polisi Ungkap Rantai Peredaran Sabu di Bone
Rakornas Kemendagri 2026, Bone Siap Satukan Langkah dengan Pemerintah Pusat
Polres Bone Gelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Ini 9 Pelanggaran Prioritas yang Diincar
Drama Rp550 Juta di Balik Seleksi TNI: Pengakuan, Bantahan, dan Korban yang Terluka
Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Bone Fokuskan Operasi Keselamatan Pallawa
Harapan yang Dijual Mahal : Kisah Pilu Remaja Bone Korban Calo TNI
Insiden Berdarah di Libureng Bone, Kades Ungkap Latar Belakang Kejadian
Konflik Lahan Berujung Maut, Dua Insiden Penganiayaan Berat Terjadi di Libureng Bone

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:05 WITA

Residivis Kembali Berulah, Polisi Ungkap Rantai Peredaran Sabu di Bone

Senin, 2 Februari 2026 - 15:11 WITA

Rakornas Kemendagri 2026, Bone Siap Satukan Langkah dengan Pemerintah Pusat

Senin, 2 Februari 2026 - 11:26 WITA

Polres Bone Gelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Ini 9 Pelanggaran Prioritas yang Diincar

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:34 WITA

Drama Rp550 Juta di Balik Seleksi TNI: Pengakuan, Bantahan, dan Korban yang Terluka

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:36 WITA

Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Bone Fokuskan Operasi Keselamatan Pallawa

Berita Terbaru

Pendidikan

Prodi Administrasi Kesehatan UNCAPI Raih Akreditasi Unggul

Senin, 2 Feb 2026 - 22:38 WITA