Tambang Ilegal di Bone Kembali Marak, Diduga Beri Upeti Bungkam Polisi

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 18:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,–  Seperti biasanya, kucing-kucingan antara penambang ilegal dengan petugas kepolisian terus terjadi. Aktivitas tambang ilegal nyatanya kembali marak di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Mulai dari penambang yang telah mengantongi ijin produksi, ijin eksplorasi hingga tak mengantongi ijin sama sekali, bebas menambang di sejumlah Kecamatan, diantaranya Kecamatan Cenrana, Sibulue, Barebbo dan Mare’.

Baca Juga:  BREAKINGNEWS, Rumah Terduga Bandar Narkoba Digerebek BNNP

Untuk penambang yang telah mengantongi ijin produksi, diketahui memanfaatkan ijin tersebut untuk menaungi penambang yang belum mengantongi ijin sama sekali, bahkan ada pula penambang yang melakukan aktivitas di luar Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP).

Mantan Kepala Dinas Perindustrian, Khalil Syihab, mengatakan hal ini menyalahi aturan dan memungkinkan dicabut ijinnya jika terbukti dan ada pihak yang melaporkan. Penyalahgunaan ijin bisa dilaporkan kepada Bupati untuk kemudian ditindak lanjuti oleh pemerintah Provinsi sebagai pihak yang mengeluarkan ijin.

Baca Juga:  Bone Raih Penghargaan Terbaik II OPD Teraktif Jasa Konstruksi se-Sulawesi

“Untuk non logam dan batuan (gol. C) kewenangan provinsi. Untuk logam dan batubara kewenangan pusat Kementerian Esdm. Untuk pengawasan ada kantornya di makassar, inspektur tambang,” beber Khalil.

Sementara itu, tambang galian C tanpa ijin sama sekali diduga memberikan upeti kepada polisi agar bisa menambang dengan bebas. Persoalan tambang ilegal sejauh ini memang menjadi sesuatu yang kompleks tanpa ada upaya pembenahan. Sulitnya ijin karena banyaknya syarat yang harus dipenuhi membuat penambang menjadi sasaran empuk Aparat Penegak Hukum. (*)

Berita Terkait

Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed
Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya
Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’
Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek
Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum
Bupati Bone Minta Jajaran Sigap Tangani Insiden di Pesta Pernikahan di Kahu
Duka di Balik Pesta, Tenda Resepsi di Bone Tertimpa Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa
Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Taddojong Bone

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 18:23 WITA

Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed

Selasa, 14 April 2026 - 00:24 WITA

Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya

Minggu, 12 April 2026 - 14:17 WITA

Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek

Sabtu, 11 April 2026 - 14:55 WITA

Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 13:39 WITA

Bupati Bone Minta Jajaran Sigap Tangani Insiden di Pesta Pernikahan di Kahu

Berita Terbaru