Wabup Bone: Dokter Spesialis Harus Kembali dan Mengabdi di Daerah

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan. Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah program beasiswa untuk pendidikan dokter spesialis.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., saat menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bone periode 2025–2028, yang dirangkaikan dengan Simposium Uronephrology Emergency, Minggu (20/7/2025) di Ballroom Hotel Novena Watampone.

“Kita sadar IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita masih rendah, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi. Tapi kita perbaiki perlahan. Tahun ini kita fokus pembangunan infrastruktur, namun kesehatan tetap jadi prioritas,” tegas Wabup Akmal.

Baca Juga:  Sinergi Strategis! Pemkab Bone dan PT Askrindo Perkuat Ekonomi UMKM

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam mengatasi kekurangan tenaga medis di Bone.

“Insya Allah, mulai 2026, Pemkab Bone akan memberikan beasiswa bagi dokter yang ingin melanjutkan pendidikan spesialis. Dengan catatan, mereka akan kembali mengabdi di daerah,” ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari visi dan misi pemerintahan BerAMAL (Andi Asman Sulaiman – Andi Akmal Pasluddin) yang berorientasi pada peningkatan layanan dasar, termasuk sektor kesehatan.

Baca Juga:  Safari Ramadan ke Lapri, Wabup Bone Minta Dukungan Membangun Bone Lebih Baik

“Kita ingin Bone tidak hanya mengejar jumlah dokter, tapi juga kualitas pelayanan. Dokter spesialis yang kembali ke daerah akan menjadi penggerak utama peningkatan layanan di rumah sakit maupun puskesmas,” lanjutnya.

Ketua Umum IDI Wilayah Sulawesi Selatan, dr. Siswanto Wahab, Sp.DVE., FINSDV., FAADV., mengapresiasi langkah Pemkab Bone. Ia menyebut bahwa saat ini jumlah dokter di Bone masih jauh dari ideal.

“Saat ini tercatat hanya ada 200 dokter, terdiri dari 152 dokter umum, 42 dokter spesialis, dan 6 dokter internship. Padahal idealnya satu dokter melayani 1.000 penduduk,” jelas dr. Siswanto.

Baca Juga:  Nelayan Tenggelam di Sungai Walanae Ditemukan

Ia juga menekankan bahwa Bone sebagai daerah strategis yang berbatasan dengan banyak kabupaten, seharusnya memiliki sistem layanan kesehatan yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan komitmen dari pemerintah daerah, IDI berharap program peningkatan kapasitas SDM tenaga kesehatan dapat berjalan lebih maksimal.

“Kunci dari pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah SDM. Kami menyambut baik rencana pemberian beasiswa ini, karena akan berdampak langsung pada peningkatan layanan medis di tengah masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Kayu Terjun ke Sungai di Ponre Bone
Satlantas Polres Bone Akan Gelar Ops Patuh 2026, Ini Jenis Pelanggaran yang Diincar
Bukti Manfaat Apartemen Ikan Gubernur Andi Sudirman, Nelayan di Barru Raup Hasil Tangkapan Rp200 Juta
SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite
Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci
Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik
Keributan Dini Hari di THM Mitha Sari Bone, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Cegah Peredaran Narkotika, Tim Gabungan TNI-Polri, BNN dan Satpol PP Razia Hotel hingga Tempat Karaoke di Bone

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:01 WITA

Satlantas Polres Bone Akan Gelar Ops Patuh 2026, Ini Jenis Pelanggaran yang Diincar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:10 WITA

Bukti Manfaat Apartemen Ikan Gubernur Andi Sudirman, Nelayan di Barru Raup Hasil Tangkapan Rp200 Juta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WITA

SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik

Berita Terbaru