Reses di Belawa, Arga Prasetya Disambut Keluhan Banjir dan Bantuan Pertanian

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 11:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Anggota DPRD Kabupaten Wajo dari partai PKS, Arga Prasetya Ashar, kembali menyapa masyarakat di daerah pemilihannya lewat agenda reses di Desa Ongkoe, Kecamatan Belawa, Rabu (30/10/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Arga tak hanya membawa kabar gembira soal pembangunan infrastruktur di Kecamatan Belawa, tetapi juga harus mendengar langsung keluhan warga mengenai tanggul jebol, banjir, dan bantuan pertanian yang mandek.

Legislator dari partai PKS, Arga memaparkan DPRD Wajo bersama Pemerintah Kabupaten Wajo dalam upaya pemerataan infrastruktur. Ia merinci sejumlah proyek yang ia kawal masuk ke kecamatan belawa.

Pembangunan jalan poros Ujung Kessi–Macero senilai Rp14,7 miliar, peningkatan jalan Mange–Bandoro sebesar Rp5,4 miliar, pembangunan rabat beton sepanjang 1,5 kilometer di poros Ongkoe–Mojong, dan Peningkatan ruas poros Menge–Soppae menggunakan Lapis Penetrasi Aspal (LPA).

Baca Juga:  Bupati Wajo Lantik 56 Pejabat Struktural, Ada Kabag Protokol dan Camat Majauleng

“Pembangunan jalan ini adalah bentuk komitmen kami bersama Pemerintah Kabupaten Wajo untuk pemerataan infrastruktur di Belawa. Jalan yang baik akan memudahkan mobilitas dan menggerakkan ekonomi warga,” ujar Arga, disambut tepuk tangan peserta reses.

Selain infrastruktur fisik, Arga juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga. Ia mengajak ibu-ibu di Belawa untuk membentuk kelompok usaha masyarakat agar bisa mendapatkan bantuan mesin jahit melalui program CSR BUMN sebagai langkah menciptakan kemandirian ekonomi.

Baca Juga:  PKS Wajo Berduka, Hj. Haslinda Wahab Berpulang di RS Hermina Makassar

“Kami ingin para ibu rumah tangga punya kegiatan produktif di sela waktu luang. Bantuan mesin jahit bisa jadi awal usaha kecil yang bermanfaat bagi keluarga,” jelasnya.

Namun, di tengah optimisme pembangunan, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mendesak. Salah satunya tanggul jebol Cucoe yang menyebabkan banjir meluas hingga ke beberapa desa di Kecamatan Belawa. Akibatnya, lahan pertanian tergenang, dan rumah warga turut terancam.

Masalah lain yang disuarakan petani adalah bantuan terpal pertanian yang tak kunjung turun. Padahal, terpal itu dibutuhkan untuk melindungi padi dan penanganan hama dari serangan tikus.

Baca Juga:  Pj Gubernur Sulsel Dorong Pengembangan Berbagai Komoditi di Wajo, Bupati Wajo : Kami Apresiasi dan Siap Menyukseskan

“Kami sangat membutuhkan terpal untuk melindungi hasil panen. Kalau hujan terus dan tikus menyerang, kerugiannya besar,” keluh salah seorang petani.

Warga juga menyinggung soal jembatan rusak dan minimnya penerangan jalan umum di titik-titik rawan kecelakaan yang perlu segera ditangani.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Arga berkomitmen akan menindaklanjuti seluruh masukan yang diterima dalam reses kali ini.

“Masalah banjir dan perlindungan hasil pertanian adalah kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Semua aspirasi masyarakat hari ini akan kami kawal sampai ke instansi teknis terkait,”tegasnya. (*)

Berita Terkait

Edukasi Cinta Rupiah, BRI Sengkang Latih Agen BRILink Waspadai Uang Palsu
Rutan Sengkang Gelar Razia Kamar Hunian, Tegaskan Komitmen Keamanan dan Ketertiban
Kasus Korupsi Desa Cinnongtabi, Kejari Wajo Kembalikan Rp934 Juta ke Kas Negara
Gandeng Perbankan dan PT HSB, Pemkab Wajo Dorong Akses Rumah Subsidi
Review Design Bangsalae Dinilai Sebagai Langkah Teknis, Bukan Tanda Kegagalan.
Proyek Destinasi Wisata Bangsalae Disorot, Akbar: Jangan Cepat Memvonis, Tunggu Audit Resmi
Ketua SMSI Wajo Dukung Penertiban Sempadan Jalan dan Andalalin, Tegaskan Harus Tanpa Tebang Pilih
Hari Jadi Wajo ke-627, Ini Pesan Penting Bupati Soal Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:33 WITA

Rutan Sengkang Gelar Razia Kamar Hunian, Tegaskan Komitmen Keamanan dan Ketertiban

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:28 WITA

Kasus Korupsi Desa Cinnongtabi, Kejari Wajo Kembalikan Rp934 Juta ke Kas Negara

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:34 WITA

Gandeng Perbankan dan PT HSB, Pemkab Wajo Dorong Akses Rumah Subsidi

Senin, 4 Mei 2026 - 15:04 WITA

Review Design Bangsalae Dinilai Sebagai Langkah Teknis, Bukan Tanda Kegagalan.

Senin, 4 Mei 2026 - 13:59 WITA

Proyek Destinasi Wisata Bangsalae Disorot, Akbar: Jangan Cepat Memvonis, Tunggu Audit Resmi

Berita Terbaru

Makassar

Wamenhan RI Puji Langkah Andi Sudirman Bentuk Komcad ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:35 WITA