Gerakan Moral Mahasiswa, PMII Bone Tegaskan Perjuangan Tak Berhenti di Jilid III

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 00:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bone kembali turun ke jalan menggelar Aksi Jilid III, Kamis (13/11/2025). Aksi tersebut menjadi bentuk konsistensi perjuangan mahasiswa terhadap berbagai persoalan daerah yang dinilai tak kunjung diselesaikan oleh pemerintah.

Aksi yang diikuti ratusan kader dari berbagai komisariat itu berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan moral terhadap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Ketua Cabang PMII Bone, Zulkifli, menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan rakyat kecil, terutama petani, nelayan, dan masyarakat miskin yang selama ini menjadi korban dari kebijakan yang tidak berpihak.

Baca Juga:  Bawa Sejumlah Tuntutan, Puluhan Mahasiswa PMII Geruduk Polres Bone

“Aksi hari ini bukan sekadar turun ke jalan, tapi adalah bentuk tanggung jawab moral PMII terhadap rakyat Bone. Isu-isu yang kami bawa adalah realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari dugaan penyimpangan Alsintan, kenaikan harga BBM yang mencekik, maraknya tambang ilegal, hingga pembiaran terhadap aktivitas THM (Tempat Hiburan Malam) yang kian tak terkendali,” tegas Zulkifli di sela-sela aksi.

Ia menambahkan, Aksi Jilid III merupakan kelanjutan dari dua aksi sebelumnya yang telah memantik perhatian publik. PMII Bone menilai, pemerintah dan aparat penegak hukum belum menunjukkan komitmen nyata dalam menindaklanjuti tuntutan mahasiswa.

Baca Juga:  Berkas Dinyatakan, Lengkap Oknum Camat Dua Boccoe Segera Menjalani Sidang

“Kami hanya menuntut keadilan dan transparansi. Kalau aparat dan pemerintah masih diam, maka kami pastikan pergerakan ini tidak akan berhenti di Jilid III,” tambahnya.

Sementara itu, Jenderal Lapangan Aksi, Angga, menyebut bahwa aksi kali ini merupakan bentuk akumulasi kekecewaan terhadap janji-janji pemerintah yang tidak kunjung ditepati.

“Sahabat-sahabat turun hari ini karena suara rakyat tidak lagi didengar. Kami membawa data, fakta, dan bukti dari lapangan. Pamflet aduan yang beredar bukan propaganda, melainkan hasil kajian dan pengaduan langsung dari masyarakat kepada PC PMII Bone,” ujar Angga lantang dari atas mobil komando.

Baca Juga:  Transformasi Organisasi Mahasiswa, BEM UNCAPI Bahas Pemanfaatan Media Sosial

Ia menegaskan bahwa PMII Bone akan terus mengawal berbagai isu yang menjadi keresahan publik.

“Kami akan terus kawal isu-isu ini, mulai dari Alsintan yang diduga bermasalah, BBM yang makin langka dan mahal, penertiban tambang ilegal yang mandek, serta keberadaan THM yang mencederai moral publik. Ini bukan isu kecil, ini soal keberpihakan,” pungkasnya.

Aksi diakhiri dengan orasi solidaritas dan pembacaan komitmen perjuangan. PMII Bone menegaskan akan tetap menjadi garda terdepan perjuangan rakyat kecil, sembari menunggu langkah konkret dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa. (*)

Berita Terkait

Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba
Melalui Sosialisasi KISAK, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan di Luwu Timur
Kandang Sapi Milik Warga Cellu Bone Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta
Gubernur Sulsel Gelontorkan Bantuan Keuangan Rp15 Miliar untuk Luwu Timur di Hari Jadi ke-23
Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.
Resmikan Tugu Ujung Aspal Selatan Sulawesi, Gubernur Sulsel Dorong Pariwisata Selayar
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak Pelajar dan Masyarakat Selayar Hijaukan Pesisir Lewat Penanaman Mangrove
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WITA

Mangrove untuk Kehidupan 2026, Gerakan Pelestarian Pesisir Digelar di Bulukumba

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:09 WITA

Melalui Sosialisasi KISAK, TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan di Luwu Timur

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:17 WITA

Kandang Sapi Milik Warga Cellu Bone Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta

Senin, 8 Juni 2026 - 19:03 WITA

Gubernur Sulsel Gelontorkan Bantuan Keuangan Rp15 Miliar untuk Luwu Timur di Hari Jadi ke-23

Senin, 8 Juni 2026 - 18:21 WITA

Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.

Berita Terbaru