BONE,BONEKU.COM,– Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video dua guru SD Negeri 2 Manurungnge yang terlibat pertengkaran di depan para murid. Video berdurasi kurang dari satu menit itu menunjukkan suasana depan kelas yang mendadak ricuh akibat adu mulut dua tenaga pendidik tersebut.
Dalam rekaman itu, kedua guru terlihat adu emosi tanpa memedulikan sejumlah murid yang menyaksikan. Beberapa murid terlihat menyaksikan pertengkaran tersebut, sebagian dari mereka hanya bisa terdiam melihat guru yang selama ini mereka hormati kehilangan kendali.
Di tengah kekisruhan itulah, beberapa murid kecil menghampiri, dan terlihat mencoba memisahkan kedua gurunya sambil menengadahkan tangan agar keduanya berhenti bertengkar. Namun sayangnya murid tersebut terlihat juga terkena imbas emosi dari guru tersebut. Aksi spontan murid ini membuat warganet haru sekaligus geram terhadap perilaku dua pendidik yang seharusnya menjadi panutan namun justru memperlihatkan perilaku buruk terhadap anak-anak.
Menanggapi hal tersebut Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bone mengaku sudah mengetahui viralnya pertengkaran dua oknum guru SD 2 Manurungnge, dan pihaknya akan segera melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan.
“Iya kami sudah monitor, kami akan segera memanggil yang bersangkutan untuk dimintai klarifikasi, hari ini kayaknya mereka juga sudah dipanggil oleh Dinas Pendidikan dan setelah itu baru kami,” Ujar Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparat dan Penghargaan BKPSDM Bone Ryan Risa Swara, Senin, 24/11/2025
Lanjut dia mengatakan bahwa yang bersangkutan juga akan diberikan sanksi apabila terbukti melakukan pelanggaran, namun harus melakukan pemeriksaan terlebih dulu.
Meski penyebab pertengkaran belum diungkap, Salah seorang orang tua murid bernama Andi Takdir mengaku sangat kecewa dengan perilaku tersebut, apalagi menjadi tontonan para murid di sekolah. Sehingga dia berencana untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain.
“Saya tadi ke sekolah untuk minta surat pindah anak saya, cuma Kepala Sekolah sudah pulang, saya sangat kecewa atas kejadian tersebut, bahkan saya tanya anak saya oknum guru ini memang katanya hampir setiap hari ribut dengan guru guru lain, jika dibiarkan tentu ini akan mempengaruhi psikologi anak, kami saja orang tua jika ribut tidak pernah memperlihatkan ke anak kami,” Kesal Andi Takdir. (*)











