Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Menanggapi ancaman pelaporan hukum terkait pencatutan nama pejabat, pihak managemen Event Organizer (EO) Lapatau Runners akhirnya buka suara. Pihak EO justru menuding balik pihak pemerintah sebagai pemicu utama kekacauan yang terjadi pada acara Bone Fun Run 2026 yang sebelumnya direncanakan akan dijadwalkan pada 26 April 2006 mendatang.

Dalam pernyataan resminya, Ketua Panitia, Ira mengakui bahwa pihaknya mencantumkan nama pejabat tertentu (Kepala BKPSDM, Edy Saputra Syam) tanpa izin tertulis terakhir, namun hal itu disebut sebagai langkah darurat.

“Langkah ini kami ambil karena pihak pemerintah, yang sejak awal berkomitmen sebagai powered atau pendukung utama kegiatan, justru tidak menjalankan kewajibannya saat persiapan teknis mengalami kendala,” ujar Ira saat Konpres di Salah satu Cafe dibilangan kota Watampone, Minggu, (12/04/2026).

Baca Juga:  'Pecah', Tamu Undangan Pelantikan DPC Apdesi Bone Over Target

Menurutnya, pemerintah seharusnya ikut bertanggung jawab penuh atas kelangsungan acara sesuai kesepakatan awal. Namun, saat acara terancam batal karena masalah pendanaan, pihak pemerintah dianggap “lepas tangan”, bahkan sebaliknya ada pernyataan akan melaporkan EO terkait dengan pencatutan nama pejabat di flyer.

“Kami merasa ditinggalkan sendirian menghadapi peserta. Pencantuman nama pejabat tersebut atas kesepakatan kami selaku EO karena sudah tidak menemui jalan komunikasinya ini ke siapa, sehingga dicantumkanlah nomor Pak Edy yang sebelumnya ditunjuk Bupati sebagai jalur koordinasi untuk event ini,” jelas Ira yang didampingi beberapa anggota dari Lapatau Runners.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Bantaeng Studi Banding Di Desa Mallari Bone

” Upaya tersebut kami lakukan agar pemerintah mau turun tangan dan tidak lari dari tanggung jawabnya sebagai mitra utama. Kami ingin mereka sadar bahwa nama baik mereka juga dipertaruhkan di sini,” tegasnya.

Pihak EO menyayangkan sikap pemerintah dalam hal ini Edy Saputra Syam yang secara pribadi  justru memilih jalur hukum daripada menyelesaikan kewajiban yang tertunda. Mereka mengklaim memiliki bukti komunikasi di mana pihak pemerintah menyatakan dukungan penuh sebelum akhirnya menghilang saat krisis terjadi.

Baca Juga:  Polres Bone Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Kepala Desa Salebba, Saksi :Tidak Sesuai Fakta

” Mengapa kami justru mau dilaporkan, padahal kami hanya ingin pihak pemerintah duduk bersama untuk mencari solusi, Disini kami mengalami kerugian material dan immaterial akibat kegagalan pemerintah memenuhi janji mereka sebagai penyokong acara ini,” keluhnya. (*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek
Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum
Bupati Bone Minta Jajaran Sigap Tangani Insiden di Pesta Pernikahan di Kahu
Duka di Balik Pesta, Tenda Resepsi di Bone Tertimpa Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa
Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Taddojong Bone
Harga Plastik Melonjak di Bone, UMKM Tertekan dan Stok Mulai Langka
Motor Curian Ditemukan Kurang dari 24 Jam, Polsek Cina Terus Buru Pelaku
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Panyula, Cari Bocah 5 Tahun Yang Dilaporkan Tenggelam

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WITA

Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’

Minggu, 12 April 2026 - 14:17 WITA

Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek

Sabtu, 11 April 2026 - 14:55 WITA

Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 13:39 WITA

Bupati Bone Minta Jajaran Sigap Tangani Insiden di Pesta Pernikahan di Kahu

Kamis, 9 April 2026 - 22:51 WITA

Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Taddojong Bone

Berita Terbaru

News

KKP Lirik Dua Desa di Bone untuk Kampung Nelayan Modern

Jumat, 10 Apr 2026 - 13:42 WITA