Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM – Tata kelola penyewaan gudang Perum Bulog Cabang Bone terbukti menyimpan kejanggalan besar. Data kontrak yang dihimpun tim investigasi mengungkap pola harga terbalik dari logika bisnis umum: semakin kecil luas gudang, tarif sewa per meter perseginya justru melambung tinggi.

 

Di tiga lokasi kemitraan, fakta berbicara jelas. Gudang Majang yang paling kecil (342 m²) dengan fasilitas standar dan akses terbatas, justru dibayar termahal: Rp36.550 per m²/bulan. Angka ini melonjak tajam dibanding Gudang Ureng (500 m²) yang hanya Rp25.000, selisihnya mencapai 46% lebih mahal.

Baca Juga:  Respon Cepat Batalyon C Pelopor Bantu Korban Kebakaran di Jalan Sukawati Bersihkan Sisa Puing-puing Rumah

 

Sementara itu, Gudang Passippo seluas 2.160 m²—paling besar, berlantai kuat, akses muat truk kontainer, dan fasilitas lengkap—malah disewa termurah: Rp21.219 per m²/bulan. Sangat kontras, seharusnya gudang besar dan lengkaplah yang bernilai tinggi.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perum Bulog Cabang Bone, Andi Iskandar, mengaku tidak begitu paham secara mendetail terkait dasar penentuan harga tersebut. Ia beralasan penetapan nilai sewa itu terjadi sebelum ia menjabat.

 

“Saya kurang paham secara detail Bang, karena itu urusan tahun lalu, sebelum saya menjabat. Namun kalau tidak salah ingat, harga sewa Gudang Majang lebih tinggi itu karena nilainya sudah termasuk fasilitas palet atau flonder di dalamnya,” jelas Andi Iskandar berkilah.

Baca Juga:  2 Pelaku Narkoba di Bone Diringkus Polisi

 

Namun penjelasan itu tak memuaskan pengamat logistik. “Ini jelas rekayasa. Tanpa standar baku, selisih harga yang nyaris menyentuh 100 persen ini berpotensi kerugian puluhan juta per tahun hanya di satu gudang,” jelas Andi.

 

Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa alasan fasilitas palet atau flonder yang disediakan di Gudang Majang justru menyisakan tanda tanya besar. Sebab, jika selisih harga mencapai 46% hanya dikarenakan fasilitas palet, maka nilai palet tersebut dinilai sangat tidak wajar dan berlebihan. Apalagi, dalam aturan standar sewa gudang, kelengkapan sarana penunjang seharusnya sudah menjadi tanggung jawab penyedia fasilitas tanpa dibebankan biaya terpisah yang membengkak.

Baca Juga:  Warga Bengo Bangun "Rumah Hantu"...

 

“Ini indikasi kuat korupsi, bisa dijerat UU Tipikor,” tegas pengamat logistik.

 

Diketahui saat ini, Perum Bulog Bone telah menyewa 4 gudang dengan kisaran biaya sewa 100 hingga 550 juta, sementara untuk status gudang pinjam pakai ada 11 Gudang yang tersebar dibeberapa titik di kabupaten Bone.(*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Fakta Tersurat: Makin Kecil Luasan, Harga Sewa Bulog Justru Mahal! Selisihnya Capai 46 Persen
EKSPOS: BUKAN CUMA SETDA! CV ALFIN KUASAI JUGA PENGADAAN SETWAN DAN BPKAD, SIAPA PELINDUNGNYA?
Lindungi Pulau Sembilan, Sinjai Terapkan Konservasi Berbasis Data
BRI Cabang Sengkang Gelar Upacara Harkitnas ke-118 Tahun 2026
Polisi Dalami Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Warga Desa Bainang
Dominasi Rp 6 Miliar di Sekda Bone: Boleh Secara Hukum, Tapi Ada Potensi Pelanggaran Hingga Korupsi
Pengadaan Dikuasai CV Alfin, Sekda Bone: Belum Bisa Beri Keterangan, Akan Ada Penjelasan dari Pihak Perusahaan
Residivis Curanmor di Bone Babak Belur Diamuk Massa, Polisi Lepaskan Tembakan Terukur Saat Pelaku Coba Kabur

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:42 WITA

Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:12 WITA

Fakta Tersurat: Makin Kecil Luasan, Harga Sewa Bulog Justru Mahal! Selisihnya Capai 46 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:45 WITA

EKSPOS: BUKAN CUMA SETDA! CV ALFIN KUASAI JUGA PENGADAAN SETWAN DAN BPKAD, SIAPA PELINDUNGNYA?

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:15 WITA

Lindungi Pulau Sembilan, Sinjai Terapkan Konservasi Berbasis Data

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:34 WITA

BRI Cabang Sengkang Gelar Upacara Harkitnas ke-118 Tahun 2026

Berita Terbaru

News

Selisih capai 46%, Negara Berpotensi Rugi Ratusan Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:42 WITA