Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan sekolah rakyat di Dusun Rompe Kelurahan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.

Proyek pembangunan sekolah rakyat di Dusun Rompe Kelurahan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.

BONE.BONEKU.COM – Sejumlah buruh yang bekerja pada proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, mempertanyakan keterlambatan pembayaran upah yang disebut telah berlangsung lebih dari tiga pekan.

Para pekerja mengaku pembayaran gaji yang sebelumnya dijanjikan dilakukan setiap dua minggu sekali, hingga kini belum mereka terima. Kondisi tersebut memicu para buruh ramai-ramai mempertanyakan hak mereka kepada pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut pada Jumat malam.

Baca Juga:  Warga Sibulue Taklukkan Buaya Muara 3 Meter Diduga Masih Ada Satu Ekor Lebih Besar Berkeliaran

Salah seorang buruh yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan, keterlambatan pembayaran upah sangat memberatkan para pekerja, terutama mereka yang berasal dari luar Pulau Sulawesi dan menggantungkan kebutuhan hidup dari penghasilan tersebut.

“Sudah tiga minggu ini terlambat gaji, Pak. Kasihan teman-teman buruh yang berasal dari luar Pulau Sulawesi. Mereka butuh biaya hidup, begitu juga keluarga mereka yang menunggu kiriman uang,” ujarnya.

Kondisi terkini di proyek sekolah rakyat Bone, jumat malam, 24 Juli 2026.

Menurutnya, selama ini pekerjaan pembangunan tetap berjalan normal meski para buruh belum menerima upah sesuai jadwal.

Baca Juga:  Gantikan AKBP Erwin Syah, AKBP Sugeng Resmi Jadi Kapolres Bone

Ia menambahkan, para pekerja telah beberapa kali meminta penjelasan terkait keterlambatan pembayaran gaji. Namun, pihak yang bertanggung jawab selalu menyampaikan alasan bahwa dana dari pusat belum dicairkan.

“Alasannya selalu sama, katanya dananya belum cair dari pusat. Padahal saat awal bekerja, perjanjiannya pembayaran upah dilakukan setiap dua minggu sekali. Sekarang sudah lebih dari tiga minggu belum ada pembayaran sama sekali,” katanya.

Baca Juga:  Konvensi Kandidat Kepala Daerah Jadi Isu Utama Raker Apdesi Sulsel

Keterlambatan tersebut membuat para pekerja berharap persoalan ini segera mendapat perhatian sehingga hak mereka dapat segera dipenuhi. Mereka menegaskan tuntutan yang disampaikan bukan untuk menghentikan pekerjaan, melainkan agar pembayaran upah dilakukan sesuai kesepakatan awal.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pihak yang bertanggung jawab terkait penyebab keterlambatan pembayaran upah para buruh. Redaksi boneku.com masih berupaya meminta konfirmasi untuk memperoleh penjelasan dan akan memperbarui pemberitaan setelah mendapatkan tanggapan dari pihak terkait. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang
Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa
PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah
Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian
Saling Tantang di Live TikTok Berujung Penyerangan, 6 Orang Diamankan Bersama Badik dan Anak Busur
Dilarang Gunakan Knalpot Brong, Begini Penegasan Kasat Lantas Polres Bone

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:49 WITA

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bone Perkuat Kemitraan dengan Ojol dan Opang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WITA

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Jumat, 11 September 2026 - 23:18 WITA

PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi

Jumat, 11 September 2026 - 18:57 WITA

Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 17:28 WITA

Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah

Berita Terbaru