Peringati Hari Maritim Nasional, Pelindo dan Pemkab Bone Kick Off Rehabilitasi Mangrove 2025

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 14:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional, PT Pelindo Cabang Makassar bersama Pemerintah Kabupaten Bone menggelar kegiatan Kick Off Rehabilitasi Mangrove Tahun 2025. Agenda ini menjadi langkah nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang kian terancam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., didampingi Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone, Hj. Maya Damayanti Andi Akmal, S.P., bersama jajaran pimpinan PT Pelindo Regional 4 dan Cabang Makassar, Kepala UPT KPH Ulu Bila, Forkopimcam Tonra, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Tokoh Pemuda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wabup Bone menegaskan bahwa keberadaan mangrove bukan hanya soal menjaga pantai dari abrasi, tetapi juga penopang kehidupan masyarakat pesisir.

“Mangrove adalah kekayaan kita. Ia melindungi pesisir, menjadi tempat berkembang biak ikan, kepiting, hingga udang, bahkan mampu menciptakan daratan baru dari endapan lumpur. Karena itu, gerakan rehabilitasi ini harus menjadi gerakan bersama, tidak hanya pemerintah pusat, tapi juga daerah, BUMN, dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  3 Warga Sibulue Ketiban Sial Karena Narkoba

Ia juga menyinggung pengalamannya selama 20 tahun di Komisi DPR RI yang membidangi kelautan, perikanan, dan lingkungan. Menurutnya, kerusakan mangrove yang terjadi di berbagai wilayah harus segera diatasi dengan aksi nyata.

“Tidak ada kata terlambat. Kita bersyukur Pelindo hadir sebagai inisiator, tapi tanggung jawab keberlanjutan ada di kita semua, terutama masyarakat pesisir. Pemerintah daerah khususnya Bone akan mendukung dengan program berkelanjutan, termasuk melalui sektor pendidikan agar kesadaran menjaga mangrove bisa tumbuh sejak dini,” tambahnya.

Komitmen itu sejalan dengan pernyataan Executive Director PT Pelindo Regional 4, H. Abdul Aziz, yang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Serahkan 2 Unit Kapal 15 GT ke Kelompok Nelayan, Gubernur Sulsel Sekaligus Resmikan Rehabilitasi PPI Lonrae Bone

“Regional IV membawahi wilayah Indonesia Timur dengan 22 terminal, salah satunya di Makassar. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pelindo mengurangi emisi karbon. Dari target rehabilitasi 25 hektar, alhamdulillah 10 hektarnya berada di Bone,” ungkapnya.

Senada dengan itu, General Manager PT Pelindo Cabang Makassar, Iwan Sjarifuddin, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial.

“Penanaman mangrove adalah investasi masa depan. Ekosistem yang sehat akan menghadirkan banyak kehidupan dan menjadi sumber penghasilan masyarakat. Harapan kami, kegiatan ini terus berlanjut dan manfaatnya dirasakan generasi berikut,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Kepala UPT KPH Ulu Bila, Andi Ariadi, S.Hut., M.Hut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Rehabilitasi mangrove adalah bagian dari program strategis nasional, bukan hanya menjaga lingkungan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. KPH hadir untuk memfasilitasi, mengawasi, dan mendampingi agar masyarakat bisa ikut menjaga kawasan ini. Keberhasilan program ini bergantung pada sinergi semua pihak,” tegasnya.

Baca Juga:  Pelabuhan Cappa Ujung Bakal Dibangun, Dishub Prov. Sul-Sel Siapkan Anggaran 39 Miliar

Sebagai tanda dimulainya program, dilakukan penyerahan simbolis bantuan rehabilitasi mangrove berupa bibit kepada kelompok tani hutan mangrove. Prosesi ini dipimpin oleh Executive Director PT Pelindo Regional 4 bersama General Manager PT Pelindo Cabang Makassar, didampingi Bupati Bone, Kepala UPT KPH Ulu Bila DLHK Sulsel, Kepala CDK Bosowasi, serta perwakilan kelompok tani.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda langkah awal sinergi antara BUMN, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Harapannya, rehabilitasi mangrove tidak hanya memperkuat benteng alam dari ancaman abrasi, tetapi juga membuka jalan bagi hadirnya manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Kabupaten Bone. (*)

Berita Terkait

Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas
Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial
Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus
Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat
Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ
Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:26 WITA

Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:42 WITA

Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WITA

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:35 WITA

Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ

Berita Terbaru

News

Camat Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Pesisir Kampung Bajo

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:34 WITA