Dugaan Markdown GT Kapal, Polda Sulsel Sasar Juragan Ikan di Bone

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Kasus dugaan markdown GT kapal nelayan atau manipulasi GT untuk mendapatkan jatah solar subsidi melalui rekomendasi dari Dinas Perikanan Bone, kini mulai menemukan titik terang. Berdasarkan hasil laporan resmi pada awal Mei 2024 lalu, pihak Dirkrimsus Polda Sulawesi Selatan telah keluarkan Surat Pemberitahuan PerkembanganHasil Penyelidikan (SP2HP), Senin (10/2/25).

Dalam surat tersebut, penyidik Tipidter Dirkrimsus Polda Sulawesi Selatan, menyampaikan bahwa pihaknya akan turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kapal nelayan yang ada di Pelabuhan Bajoe.

Baca Juga:  Kunker ke Bone, Kapolda Sulsel Diberi Gelar Kehormatan "Petta Wattang"

“Penyidik baru masuk ke Bone,” kata Supriadi, penyidik Tipidter Dirkrimsus Polda Sulawesi Selatan.

Sejak kasus ini bergulir, penyidik juga telah memanggil pihak dari Dinas Perikanan Bone untuk memberikan keterangan, namun terkait dengan dugaan manipulasi GT kapal, Polda belum meminta ahli ukur dari Syahbandar Makassar untuk melakukan pengecekan.

Dugaan markdown GT kapal ini melanggar Undang-undang nomor 22 tahun 2021 tentang Minyak dan Gas Bumi. Selain itu, sesuai Perpres No.191/2014, kuota BBM subsidi khusus nelayan tidak lagi diberikan untuk kapal di atas 30 Gross Tonnage (GT). Ketentuan ini untuk menghidari praktik manipulasi dan menghemat BBM oleh para juragan kapal sehingga menyulitkan nelayan-nelayan kecil. (*)

Berita Terkait

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi
Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed
Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya
Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’
Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek
Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum
Bupati Bone Minta Jajaran Sigap Tangani Insiden di Pesta Pernikahan di Kahu
Duka di Balik Pesta, Tenda Resepsi di Bone Tertimpa Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:03 WITA

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 18:23 WITA

Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed

Selasa, 14 April 2026 - 00:24 WITA

Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WITA

Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’

Minggu, 12 April 2026 - 14:17 WITA

Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek

Berita Terbaru