Demo PMII Bone Ricuh, Kasatpol PP Terpancing Emosi Saat Dialog dengan Mahasiswa

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Aksi demonstrasi yang digelar oleh Ratusan Mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) di kantor bupati bone pada Jumat sore, 24 Oktober 2025, berakhir ricuh.

Dari hasil pantauan, awal mula kericuhan terjadi saat Kasatpol PP Andi Baharuddin sedang berdialog dengan para demonstran, namun tiba-tiba Kasatpol PP terpancing emosi dengan menunjuk para Mahasiswa.

Sejumlah anggota Satpol PP yang melihat reaksi tersebut terlihat langsung berupaya membubarkan massa bahkan terlihat sempat terjadi aksi saling dorong antara satpol pp dan Mahasiswa.

Baca Juga:  Bupati Bone Tes Urine 70 CPNS Sebelum Terima SK

Beberapa Mahasiswa terlihat sempat diamankan oleh Satpol PP dan dibawa masuk ke dalam ruangan, Aparat kepolisian yang berada di lokasi kejadian kemudian langsung mencoba menenangkan kedua belah pihak.

Jendlap Aksi, Angga Prayuda yang diwawancarai mengatakan ada beberapa tuntutan yang mereka ingin sampaikan, dan meminta pihak pemda bone yang memiliki kewenangan menemui mereka dan berdialog.

“Tadi kami meminta pihak pemda yang memiliki kewenangan atau wakil dan bupati bone untuk menemui kami, namun yang dihadirkan Kasatpol PP dan Kadis Kominfo, itupun pak Sekda belakangan baru turun menemui kami,”Ucap Angga

Baca Juga:  Demo Tolak Kenaikan PBB-P2. Mahasiswa Bentrok dengan Aparat Keamanan

Angga menjelaskan bahwa, yang menjadi tuntutan mereka diantaranya, mendesak pemerintah daerah agar bertindak menelusuri adanya dugaan bantuan alat pertanian (Alsintan) yang diperjual belikan, selain itu juga banyaknya mafia BBM yang bermain sehingga merugikan petani dan nelayan.

“Tadi saat kami berdialog dengan kasatpol PP, dia terpancing dan emosi, sehingga terjadi kericuhan, bahkan ada beberapa sahabat kami yang sempat diamankan ke dalam,” Tambahnya

Baca Juga:  Gerakan Moral Mahasiswa, PMII Bone Tegaskan Perjuangan Tak Berhenti di Jilid III

Meski sempat terjadi kericuhan beberapa saat, situasi kembali aman, sejumlah mahasiswa yang sempat diamankan juga telah dilepaskan kembali.

Sementara itu Sekda Bone, Andi Saharuddin yang dikonfirmasi mengenai terjadinya kericuhan tersebut, dia mengatakan bahwa itu hanya dinamika demonstrasi, dan sudah sering terjadi.

“Yah ini hanya dinamika saja, kadang memang ada yang terpancing emosi, tapi alhamdulillah sudah aman kembali, tentu kami akan selalu memberikan ruang kepada adik adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi terkait kepentingan masyarakat banyak,” Kata Andi Saharuddin (*)

Berita Terkait

Tiga Pembalap Nasional Garuk Tanah Sirkuit Larakkiang, Sesi Latihan Jadi Magnet Perhatian Warga Soppeng
Gubernur Sulsel _Groundbreaking_ Lapangan Pallempang Luwu, Targetkan Jadi Pusat Aktivitas Warga
Omzet UMKM Anjlok 50–80 Persen akibat Karhutla, APKLI Merah Putih Desak Prabowo Salurkan BLT
Tolak Pengeboran Gas di Dua Boccoe, FPI Tantang Pemkab Bone Buka-bukaan
Bhayangkara Cup III Segera Digelar, Kapolres Turun Memantau
Sulsel Canangkan Rekor MURI untuk Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta di 24 Kabupaten/Kota
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi Wartawan dan Informasi Pembangunan
Jelang Bhayangkara Cup III 2026, Tim Pangeran05 McJoe Resmi Tiba di Soppeng

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:18 WITA

Tiga Pembalap Nasional Garuk Tanah Sirkuit Larakkiang, Sesi Latihan Jadi Magnet Perhatian Warga Soppeng

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:38 WITA

Gubernur Sulsel _Groundbreaking_ Lapangan Pallempang Luwu, Targetkan Jadi Pusat Aktivitas Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:53 WITA

Tolak Pengeboran Gas di Dua Boccoe, FPI Tantang Pemkab Bone Buka-bukaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bhayangkara Cup III Segera Digelar, Kapolres Turun Memantau

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Sulsel Canangkan Rekor MURI untuk Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta di 24 Kabupaten/Kota

Berita Terbaru