Gegara Pagar Kebun, Warga Cina Bone Dianiaya Pakai Samurai

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Tindak pidana penganiayaan terjadi di wilayah Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (30/12/2025) sore. Seorang warga bernama Alimuddin (45) menjadi korban setelah terlibat cekcok dengan terduga pelaku berinisial R (40).

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar yang dikonfirmasi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 Wita di area kebun yang berlokasi di Lingkungan Kasumpureng, Desa Tanete, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Masif Sosialisasi, KPU Bone Ajak Masyarakat Sukseskan Coklit

Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula saat korban berada di kebunnya dan mendapati pagar miliknya dirusak oleh terlapor yang saat itu sedang membersihkan mobil.

“Korban menegur pelaku terkait pagar yang rusak tersebut, namun justru memicu emosi terduga pelaku dan langsung mengambil senjata tajam jenis samurai dan langsung mengayunkan ke wajah pelaku,” Kata Iptu Rayendra, Rabu 31/12/2025

Baca Juga:  Pencuri Aki di Bone Akui Hasil Curian Dipakai Untuk Judi Online dan Narkoba

Lanjut kata Rayendra, akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius di bagian wajah sebelah kiri. Korban selanjutnya dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban harus menjalani penjahitan sebanyak enam jahitan serta mengalami trauma psikologis akibat kejadian tersebut,” Tambahnya

Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bone guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Spesialis Pencuri di Rumah Kosong Dibekuk Resmob Polres Bone

Sementara itu, terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Cina untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut serta mengumpulkan keterangan saksi guna proses hukum selanjutnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap permasalahan dengan kepala dingin dan tidak menggunakan kekerasan yang dapat berujung pada pelanggaran hukum. (*)

Berita Terkait

BAZNAS Bone Salurkan 496 Paket “Ramadhan Bahagia” untuk Petugas Kebersihan
Apes! Pelaku Curanmor di Bone Dibekuk Polisi Saat Kaki Patah di Rumah Sakit
Wabup Bone Pimpin Rapat TPID, Harga Pangan Ramadan Dipastikan Stabil
BAZNAS Bone Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Mattirowalie
Tolak Ajakan Konsumsi Sabu, Warga Amali Diserang dengan Sajam
Bupati Bone Buka Program “Bone Berhaji”, Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini
Salat Subuh di Masjid Andalas, Bupati Bone Paparkan Program Prioritas 2026
Bone Masuk 10 Besar Nasional Pengelolaan Sampah, Bupati Andi Asman Terima Penghargaan di Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:48 WITA

BAZNAS Bone Salurkan 496 Paket “Ramadhan Bahagia” untuk Petugas Kebersihan

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:39 WITA

Apes! Pelaku Curanmor di Bone Dibekuk Polisi Saat Kaki Patah di Rumah Sakit

Senin, 2 Maret 2026 - 21:07 WITA

BAZNAS Bone Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Mattirowalie

Senin, 2 Maret 2026 - 21:07 WITA

Tolak Ajakan Konsumsi Sabu, Warga Amali Diserang dengan Sajam

Senin, 2 Maret 2026 - 13:08 WITA

Bupati Bone Buka Program “Bone Berhaji”, Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini

Berita Terbaru