Penyambutan berlangsung khidmat melalui rangkaian prosesi adat Bugis, mulai dari Tari Padduppa, Angngaru, hingga Tari Sere Bissu (maggiri), yang merupakan simbol penghormatan tertinggi kepada tamu agung.
Kedatangan Andi Fankar Umran yang didampingi Andi Syafruddin disambut langsung oleh Ketua Umum DPP KKWA, Andi Bau Zaldi Datu Appo Mappanyukki. Penyambutan tersebut menjadi penegasan bahwa Andi Fankar Umran merupakan bagian dari rumpun besar Wija Arumpone, sekaligus menjabat sebagai Dewan Pembina DPP KKWA.
Dalam sambutannya, Andi Bau Zaldi menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Dirut Askrindo di Kabupaten Bone.
“Saya selaku Ketua Umum KKWA bersama seluruh jajaran pengurus menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Andi Fankar Umran atas kesediaannya hadir di Kabupaten Bone. Kehadiran beliau memiliki makna mendalam sebagai bagian dari keluarga besar Wija Arumpone,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, di tengah kesibukan sebagai pimpinan BUMN di Jakarta, Andi Fankar Umran masih menyempatkan diri untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar di tanah leluhur.
Sementara itu, Andi Fankar Umran mengaku terharu dan merasa terhormat atas sambutan hangat yang diberikan.
“Saya sangat terharu, bahagia, dan merasa terhormat dapat bersilaturahmi serta menjadi bagian dari keluarga besar Wija Arumpone. Sambutan ini sungguh luar biasa,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Fankar Umran juga memaparkan keterkaitan historis antara Datu Soppeng dan raja-raja di Bone yang telah terjalin erat sejak masa lampau.
Sebagai bentuk penghargaan, Ketua Umum DPP KKWA Andi Bau Zaldi Datu Appo Mappanyukki secara resmi menyematkan Pin KKWA serta menyerahkan pusaka berupa sebilah badik kepada Andi Fankar Umran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Cendekia Kraton Nusantara Andi Youshan Tenri Tappu, Dandim Bone, Danyon C Brimob, Kepala Cabang Bulog Bone, rombongan Askrindo, serta jajaran pengurus KKWA. (*)
Penulis : Heri
Editor : Admin Redaksi











