BONE.BONEKU.COM,— Sejumlah petani di Desa Cani Sirengreng, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengaku kecewa karena pupuk yang telah mereka bayar sejak tahun 2025 hingga kini belum juga diterima.
Kekecewaan tersebut dirasakan oleh beberapa kelompok tani yang menilai janji penyaluran pupuk dari salah satu pengecer tidak kunjung direalisasikan, meski pembayaran telah dilakukan lebih awal.
Akibat kondisi itu, para petani menyatakan penolakan terhadap aktivitas pengecer pupuk UD Madu Tani yang dianggap telah merugikan mereka.
Salah satu perwakilan kelompok tani, Sabri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menunggu cukup lama tanpa kejelasan terkait distribusi pupuk tersebut.
“Bagaimana tidak kecewa, dari tahun 2025 dijanjikan, sekarang sudah 2026 pupuk itu belum juga diberikan, padahal sudah kami bayar lebih dulu,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, keterlambatan ini sangat berdampak terhadap aktivitas pertanian, terutama dalam menunjang produktivitas lahan.
Para petani pun meminta perhatian dari pemerintah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Bone, agar segera mengambil langkah tegas terhadap pengecer yang dinilai tidak bertanggung jawab.
“Kami berharap ada teguran dari dinas terkait. Kami juga menolak pengecer tersebut untuk beroperasi sampai ada kejelasan,” tegas Sabri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengecer terkait keterlambatan penyaluran pupuk tersebut. (*)
Penulis : Heri
Editor : Admin Redaksi










