BULUKUMBA.BONEKU.COM – Upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir dan memperkuat peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan akan diwujudkan melalui kegiatan “Mangrove untuk Kehidupan 2026” yang akan digelar pada 13–14 Juni 2026 di Desa Lembang Lohe, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memulihkan ekologi pesisir melalui edukasi lingkungan dan aksi nyata yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Mengusung semangat “Laut yang sehat dimulai dari pesisir yang terjaga”, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir dari abrasi, gelombang pasang, hingga dampak perubahan iklim.
Rangkaian kegiatan yang telah disiapkan meliputi Tudang Sipulung, sebuah forum diskusi dan berbagi pengalaman yang menjadi ruang belajar bersama untuk membangun kesadaran lingkungan. Melalui kegiatan ini, peserta akan diajak memahami pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.
Selain itu, peserta juga akan terlibat dalam Aksi Bersih Lingkungan yang bertujuan menjaga kawasan pesisir tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun ekosistem yang ada di sekitarnya.
Puncak kegiatan akan ditandai dengan penanaman 15.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Lembang Lohe. Penanaman tersebut menjadi langkah konkret dalam mendukung rehabilitasi lingkungan pesisir sekaligus memperkuat ekosistem mangrove yang memiliki manfaat besar bagi kehidupan masyarakat pesisir.
Ikhsan Idrus dari Yayasan Mattirotasi Mitra Lestari mengajak seluruh masyarakat, komunitas, pegiat lingkungan, pelajar, mahasiswa, serta berbagai pihak lainnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Setiap bibit yang ditanam hari ini adalah harapan bagi generasi esok. Bersama menanam, bersama menjaga, bersama menghidupkan kembali pesisir Indonesia,” Ucap Ikhsan
Melalui gerakan ini, diharapkan lahir kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan pesisir bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau komunitas tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)










