Wisata Cinnong Retribusi Masuk Kas Daerah, Fasilitas Terbengkalai

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 13:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM – Menyusul ketidakjelasan komunikasi sebelumnya, akhirnya penegasan datang dari jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Bone. Melalui Kepala Bidang Pembinaan Hotel, Rumah Makan dan Tempat Wisata, A. Tenri Olle, ST., M.Si, pihaknya secara tegas membenarkan bahwa Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Mata Air Cinnong di Kecamatan Ulaweng memang berada di bawah tanggung jawab dan lingkup pengelolaan dinas tersebut.

 

Merespons keluhan yang mengemuka mengenai kondisi memprihatinkan ruang ganti dan toilet umum yang sudah bertahun-tahun tidak difungsikan, kotor, berbau pesing, serta dipenuhi jaring laba-laba A. Tenri Olle menyatakan akan segera mengambil langkah nyata.

 

“Kami mencatat dan memahami kekecewaan para pengunjung. Terkait hal ini, saya akan langsung menyampaikan instruksi dan keluhan tersebut kepada pengelola yang bertugas di lokasi, agar segera dilakukan pengecekan dan pembenahan sesuai kebutuhan,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (29/6/2026).

Baca Juga:  2 Pelaku Narkotika Digelandang ke Mapolres Bone

 

Mengenai pertanyaan yang sering muncul ke mana perginya uang retribusi yang terus dikumpulkan di gerbang masuk sebesar Rp5.000 per orang, ia memberikan penjelasan alur keuangannya. Menurutnya, seluruh pendapatan dari karcis masuk tersebut tidak dikelola secara terpisah atau di lokasi, melainkan disetorkan langsung masuk ke Kas Daerah Kabupaten Bone.

 

Namun, terkait pelaksanaan perbaikan maupun pengembangan sarana dan prasarana di lokasi wisata, A. Tenri Olle mengakui adanya kendala utama berupa ketersediaan anggaran yang sangat terbatas. Ia pun menyampaikan harapan agar alokasi dana yang diterima Dinas Pariwisata ke depannya dapat diperbesar, sehingga rencana pemulihan dan peningkatan fasilitas di Cinnong maupun objek wisata lain di wilayah Bone dapat terlaksana lebih maksimal.

Baca Juga:  SK Baru Terbit, Pengurus PBSI Bone Genjot Program Kerja

 

Di sisi lain, penjelasan mengenai kendala anggaran tersebut belum sepenuhnya memuaskan hati masyarakat dan pengunjung yang datang. Salah satu warga yang kerap berkunjung ke lokasi, Andi Adri, menyampaikan rasa kecewa dan pertanyaan yang masih menggantung. Baginya, pemungutan retribusi yang konsisten setidaknya berbanding lurus dengan perawatan dasar yang layak.

 

“Sangat kami sayangkan sikap pengelolaan di sini. Setiap kali ada pengunjung pasti dikenakan retribusi, tapi apa yang kami dapatkan? Fasilitasnya apa adanya saja, bahkan bangunan dan sarana yang dulunya sudah disiapkan dan ada, kini justru dibiarkan rusak dan tidak terawat hingga tidak bisa dipakai sama sekali,” tegas Andi Adri, Senin (29/6/2026).

Baca Juga:  Perekebunan Nusantara : Selamat Atas Pelantikan Khofifah Sebagai Gubernur Jawa Timur

 

Ia menambahkan, penjelasan soal keterbatasan dana belum cukup menjawab kelalaian dalam pemeliharaan dasar.

 

“Logikanya sederhana, Kalau memang ada pemungutan retribusi rutin, setidaknya harus ada tanda-tanda perbaikan atau perkembangan sedikit demi sedikit. Di sini, jangankan membangun fasilitas baru, yang sudah ada sejak dulu saja tidak pernah disapu, dibersihkan, atau dirawat sampai akhirnya rusak begini,” keluhnya dengan nada kecewa yang mendalam.

 

Hingga berita ini dikembangkan, masyarakat masih menunggu bukti nyata dari janji pembenahan yang disampaikan pihak dinas, serta harapan agar mekanisme pengelolaan dana dan prioritas perawatan sarana dapat lebih transparan dan bertanggung jawab demi menjaga potensi wisata daerah.(*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Objek Wisata Cinnong Ulaweng Dikeluhkan Pengunjung Fasilitas Rusak Tak Terawat, Retribusi Tetap Ditarik
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Bupati Soppeng Ikuti Dzikir dan Doa Bersama
ASN Soppeng Dapat Kemudahan Presensi untuk Dampingi Anak Terima Rapor
Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik
Gubernur Sulsel Groundbreaking Rumah Layak Huni di Takalar, 40 Unit Siap Dibangun
TP PKK Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Edukasi B2SA dan Rumah Pangan
Polres Soppeng Ajak Masyarakat Ramaikan Car Free Day dalam Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Wagub Sulsel Apresiasi Buku “BupAAS: Jalan Pengabdian”, Dinilai Jadi Inspirasi bagi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 13:21 WITA

Wisata Cinnong Retribusi Masuk Kas Daerah, Fasilitas Terbengkalai

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:46 WITA

Objek Wisata Cinnong Ulaweng Dikeluhkan Pengunjung Fasilitas Rusak Tak Terawat, Retribusi Tetap Ditarik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:14 WITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Bupati Soppeng Ikuti Dzikir dan Doa Bersama

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:03 WITA

ASN Soppeng Dapat Kemudahan Presensi untuk Dampingi Anak Terima Rapor

Senin, 22 Juni 2026 - 13:13 WITA

Dipicu Cemburu Buta, Remaja di Bone Ditikam Pakai Badik

Berita Terbaru