Inovasi Ramah Lingkungan, Limbah Ubi Kayu Disulap Jadi Cairan Anti Rayap di Wajo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM – Inovasi ramah lingkungan kembali lahir dari Kabupaten Wajo. Salah seorang staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Syamsudariadi, ST., MT., berhasil mengembangkan Wajo Green Pest, cairan anti rayap yang dibuat dari bahan dasar limbah ubi kayu.

Inovasi ini menjadi salah satu terobosan dalam pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B., ST., MM., mengapresiasi kreativitas yang ditunjukkan oleh jajarannya. Menurutnya, Wajo Green Pest merupakan bukti bahwa limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Gerakan PISOTA' Masuk Lembaga Pemasyarakatan

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang dihasilkan oleh staf kami. Wajo Green Pest menjadi bukti bahwa limbah ubi kayu dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna dalam pengendalian rayap. Inovasi seperti ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga:  Anggaran Makan Warga Binaan Rutan Sengkang Disorot, DPRD Wajo Siap Turun Tangan

Ia menegaskan, DLH Kabupaten Wajo akan terus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan, pengurangan limbah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Menurutnya, inovasi menjadi salah satu kunci dalam menjawab tantangan pengelolaan lingkungan, sekaligus membuka peluang terciptanya produk-produk bernilai ekonomi yang berasal dari bahan-bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah.

Melalui pengembangan Wajo Green Pest, diharapkan limbah organik, khususnya limbah ubi kayu, dapat dimanfaatkan secara lebih optimal menjadi produk ramah lingkungan yang memiliki nilai tambah. Selain membantu mengurangi volume limbah, inovasi tersebut juga berpotensi menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat serta memperkuat upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Wajo.

Baca Juga:  Bupati Wajo Gelar Syukuran Menempati Rumah Jabatan

DLH Wajo berharap inovasi serupa terus bermunculan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan ekonomi hijau yang berbasis pada potensi lokal. (*)

Berita Terkait

Warga Daraga Minta Kepastian Hukum, DPRD Wajo Diminta Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan
Kadis Lingkungan Hidup Wajo Pimpin Kerja Bakti Serentak di 16 Kelurahan Kecamatan Tempe
PT HSB Group Serahkan Motor Sampah kepada DLH Wajo, Dukung Program PISOTA
Kodim 1406/Wajo dan Pemkab Wajo Gelar Kerja Bakti Dukung Gerakan Nasional Indonesia Asri
Soroti Kinerja Pemerintah, PMII Wajo Sampaikan Sejumlah Tuntutan ke DPRD
DPRD Wajo Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Abbanuangnge Lewat RDPU
Ratusan Warga Abbanuangnge Datangi DPRD Wajo, Tuntut Penyelesaian Sengketa Lahan dan Pembangunan Infrastruktur
Satpol PP Wajo Gelar Patroli Malam, Awasi Tempat Karaoke dan Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:15 WITA

Inovasi Ramah Lingkungan, Limbah Ubi Kayu Disulap Jadi Cairan Anti Rayap di Wajo

Senin, 29 Juni 2026 - 14:46 WITA

Warga Daraga Minta Kepastian Hukum, DPRD Wajo Diminta Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:11 WITA

Kadis Lingkungan Hidup Wajo Pimpin Kerja Bakti Serentak di 16 Kelurahan Kecamatan Tempe

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:07 WITA

PT HSB Group Serahkan Motor Sampah kepada DLH Wajo, Dukung Program PISOTA

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:55 WITA

Kodim 1406/Wajo dan Pemkab Wajo Gelar Kerja Bakti Dukung Gerakan Nasional Indonesia Asri

Berita Terbaru