DLH Wajo dan Rutan Sengkang Teken MoU, Gerakan PISOTA’ Masuk Lembaga Pemasyarakatan

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM,– Sebagai tindak lanjut Gerakan PISOTA’ (Pilah Sampahta, Olah Sampahta, Tanami Pekaranganta), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo menjalin kerja sama dengan Rutan Kelas IIB Sengkang melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Selasa (9/6/2026).
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kantor DLH Kabupaten Wajo, Jalan Kejaksaan, Kecamatan Tempe, ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga binaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Melalui kerja sama tersebut, warga binaan akan diberikan edukasi dan pelatihan terkait pemilahan sampah, pengolahan sampah menjadi bernilai guna, serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dan budidaya tanaman produktif.
Kepala Rutan Kelas IIB Sengkang, Oki Setiawan, A.Md.IP., SH, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan upaya pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo. Melalui kerja sama ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan lingkungan, tetapi juga keterampilan yang dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke masyarakat. Kami siap mendukung implementasi Gerakan PISOTA’ di lingkungan Rutan Kelas IIB Sengkang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal B, ST., MM., menegaskan bahwa Gerakan PISOTA’ merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pemasyarakatan.
“Gerakan PISOTA’ bukan hanya tentang pengelolaan sampah, tetapi juga membangun budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan. Melalui kerja sama dengan Rutan Kelas IIB Sengkang, kami berharap nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat tertanam kuat pada warga binaan sehingga dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat nantinya,” katanya.
Melalui MoU tersebut, kedua instansi berkomitmen melaksanakan berbagai program lingkungan secara berkelanjutan, mulai dari edukasi, pelatihan pengelolaan sampah, pembuatan kompos, hingga kegiatan penghijauan di lingkungan rutan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi contoh sinergi antarinstansi dalam mewujudkan Kabupaten Wajo yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan melalui semangat Gerakan PISOTA’. (*)
Baca Juga:  Anggaran Makan Warga Binaan Rutan Sengkang Disorot, DPRD Wajo Siap Turun Tangan

Penulis : Rangga

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

OPINI : Peserta Asal Wajo, Kuda Hitam di Balik Suksesnya UKW Soppeng
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah di Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Pembahasannya
Kejari Wajo Musnahkan Barang Rampasan dari 37 Perkara, 1,24 Kilogram Sabu Ikut Dihancurkan
Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah? LIRA Soroti Penindakan yang Dinilai Hanya Menyasar Pedagang Kecil
Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026
HIPSI Wajo Dukung KPK Hentikan Praktik “Ketua Kelas” Proyek
Bisnis Rokok Ilegal Subur di Wajo, SMSI Desak Razia Gabungan
Edukasi Kebencanaan di Wajo, Masyarakat Diajak Pahami Langkah Aman Saat Gempa

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:21 WITA

OPINI : Peserta Asal Wajo, Kuda Hitam di Balik Suksesnya UKW Soppeng

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah di Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Pembahasannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:42 WITA

Kejari Wajo Musnahkan Barang Rampasan dari 37 Perkara, 1,24 Kilogram Sabu Ikut Dihancurkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah? LIRA Soroti Penindakan yang Dinilai Hanya Menyasar Pedagang Kecil

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026

Berita Terbaru