Dirangkaikan Pelantikan Dewan Pendidikan, Amran Mahmud Buka Pameran Karya Sekolah Penggerak

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 21:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO,BONEKU.COM,–Dalam era disrupsi ini, merdeka belajar dan kurikulum merdeka harus diadaptasikan di dunia pendidikan. Tujuannya, agar anak anak lebih cepat menangkap ilmu terapan atau skill mendominasi.

Hal itu ditegaskan Bupati Wajo, Amran Mahmud saat membuka Pameran Karya Sekolah Penggerak di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (29/1/2024). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pelantikan Dewan Pendidikan Kabupaten Wajo oleh Amran Mahmud.

“Saya maknai merdeka belajar itu bahwa Kita tiggalkan model model yang dulu hanya habis waktu di kelas. Kalau perlu 70 persen di lapangan,” tegasnya.

Ketua Ketua DPD PAN Wajo ini mengatakan, tenaga didik juga harus dirubah mindsetnya, termasuk paradigma berpikir, paradigma perilaku dan pradigma pendidikan.

Baca Juga:  Ketua Komisi IV Kesal 2 Poin Hasil Rapat Tidak Berpihak ke Pendidikan

“Saya harapkan bagaimana pola memotivasi anak-anak kita agar mau berusaha belajar sendiri. Karena kapan kita tidak beradaptasi dengan ini, maka kita akan tetinggal. Kita ingin punya daya saing,” ujarnya.

Amran Mahmud mengharapkan agar bagaimana anak anak cepat kreatif dan belajar sendiri,

Dikatakannya, suatu wilayah kalau mau memiliki daya saing maka nomor wahid yang harus dibenahi adalah SDM utamanya pendidikan tetapi harus kombinasi pendidikan formal dan non formal.

Baca Juga:  Anggota DPRD Wajo Alief Kurniawan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pammana

Sebelumnya, Panitia Pelaksana yang juga Kabid Pembinaan Tenaga Kependidikan (PTK ) Disdikbud Wajo, Najmiah mengungkapkan bahwa gelar karya sekolah penggerak dan guru penggerak yang diadakan ini sebagai salah satu indikator keberhasilan sampai sejauh mana daya tangkap sekolah penggerak dan guru penggerak memaknai semua materi yang diajarkan, karena mereka merupakan ikon perubahan dalam merdeka belajar.

Najmiah menjelaskan tujuan dari gelar karya ini yaitu untuk memperkenalkan sekolah penggerak dan guru penggerak di Bumi Lamaddukkelleng, dan memperkenalkan produk siswa.

“Ini juga sebagai ajang promosi karya siswa dan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya dan keberhasilan siswa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bocah 3 Tahun Asal Wajo Ditemukan Mengapung di Sungai Walanae

Sebagai informasi, kegiatan yang mengangkat tema “Melalui Refleksi dan Apresiasi Pendidikan, Mari Berkolaborasi dalam Mewujudkan Generasi Cerdas Berkarakter di Kabupaten” ini dihadiri Wakil Bupati Wajo, Amran, Kadis Pendidikan Kabupaten Wajo, Faisal, Ketua PGRI Wajo, Muh. Yunus, Sekretaris Disdik Wajo, Yahya, para Kabid Disdik Wajo dan undangan lainnya.

Juga, diberikan penghargaan kepada siswa-siswi sekolah penggerak yang diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Wajo. Bupati Wajo dan Wakil Bupati bersama tamu lainnya juga mengunjungi langsung stand gelar karya sekolah penggerak.

Berita Terkait

OPINI : Peserta Asal Wajo, Kuda Hitam di Balik Suksesnya UKW Soppeng
Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah di Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Pembahasannya
Kejari Wajo Musnahkan Barang Rampasan dari 37 Perkara, 1,24 Kilogram Sabu Ikut Dihancurkan
Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah? LIRA Soroti Penindakan yang Dinilai Hanya Menyasar Pedagang Kecil
Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026
HIPSI Wajo Dukung KPK Hentikan Praktik “Ketua Kelas” Proyek
Bisnis Rokok Ilegal Subur di Wajo, SMSI Desak Razia Gabungan
Edukasi Kebencanaan di Wajo, Masyarakat Diajak Pahami Langkah Aman Saat Gempa

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 01:21 WITA

OPINI : Peserta Asal Wajo, Kuda Hitam di Balik Suksesnya UKW Soppeng

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah di Rakornas TPAKD 2026, Ini Fokus Pembahasannya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:42 WITA

Kejari Wajo Musnahkan Barang Rampasan dari 37 Perkara, 1,24 Kilogram Sabu Ikut Dihancurkan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah? LIRA Soroti Penindakan yang Dinilai Hanya Menyasar Pedagang Kecil

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Karang Taruna Wajo Apresiasi Dukungan Andi Iwan Darmawan Aras untuk FDT 2026

Berita Terbaru