Paslon Tegak Lurus Diserang Black Campaign

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 22:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andi Herman Sampara (Ketua Tim Pemenangan Paslon Tegak Lurus)

Andi Herman Sampara (Ketua Tim Pemenangan Paslon Tegak Lurus)

BONE,BONEKU.COM,– Pasangan calon (Paslon) “Tegak Lurus” kembali menjadi sasaran serangan kampanye hitam (black campaign). Kali ini, pembangunan masjid menjadi isu yang dimanfaatkan untuk menjatuhkan reputasi mereka.

Kali ini ditemukan sebuah akun di media sosial Facebook yang menggunakan nama dan foto Andi Islamuddin calon bupati nomor urut 2.

Melalui akun tersebut dia mengirimkan pesan berantai kepada sejumlah pengguna facebook isi pesan tersebut “Mohon maaf mengganggu waktunya sebentar, barangkali kalau ada info untuk pembangunan masjid, mushollah, rumah tahfids, TPA/TPQ madrasah dan tempat ibadah mohon dikabari, Alhamdulillah saya dan keluarga ada sedikit rejeki ingin menyalurkan donasi untuk yang saya tanyakan tadi”.

Baca Juga:  100 Hari Kerja, Pasangan Rio-Amir Siap Realisasikan Program PBB Gratis

Pihak Paslon Tegak Lurus yang dikonfirmasi melalui ketua tim pemenangan Andi Herman Sampara dengan tegas membantah bahwa akun tersebut bukanlah milik Andi Islamuddin melainkan ini lagi lagi bentuk black campaign yang ingin menjatuhkan Paslon tegak lurus.

“Kami sangat menyayangkan adanya upaya-upaya untuk mencoreng nama baik paslon kami dengan cara-cara yang tidak terpuji,” ujar Andi Herman Sampara, Senin 4/11/2024

Baca Juga:  Sawah Milik Petani di Bone Mendadak Berlubang 

Lebih jauh dia mengatakan bahwa menjelang pilkada bone yang semakin dekat, sejumlah gejolak mulai bermunculan dan mencoba membuat suasana jadi gaduh.

Untuk itu dia meminta kepada aparat kepolisian untuk lebih aktif berperan dalam mencegah terjadinya black campaign menjelang pesta demokrasi yang sebentar lagi berlangsung.

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Verifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya sangat penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan kampanye hitam yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi.

Baca Juga:  Kampanye Dialogis di Ponceng, Andi Rio Bernostalgia Dengan Teman SD dan SMP

Kejadian ini menunjukkan betapa rentannya proses pemilihan kepala daerah terhadap serangan kampanye hitam. Penting bagi semua pihak untuk berkomitmen menjaga etika dan integritas dalam berpolitik, serta memberikan dukungan terhadap upaya penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran.

Semoga kasus ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua calon pemimpin dan masyarakat untuk lebih cermat dan waspada terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*)

Berita Terkait

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar
Program MBG Dipercepat, Bupati Bone Minta Libatkan Warga Kurang Mampu
Knalpot Brong Bikin Resah, Satlantas Polres Bone Bertindak Tegas
Jalan Wellulang–Ulo Resmi Dibuka, Bupati Bone Dorong Konektivitas Bone Utara
Rakornas Kemendagri 2026, Bone Siap Satukan Langkah dengan Pemerintah Pusat
Polres Bone Gelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Ini 9 Pelanggaran Prioritas yang Diincar
Drama Rp550 Juta di Balik Seleksi TNI: Pengakuan, Bantahan, dan Korban yang Terluka
Jelang Operasi Ketupat 2026, Polres Bone Fokuskan Operasi Keselamatan Pallawa

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:11 WITA

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:54 WITA

Program MBG Dipercepat, Bupati Bone Minta Libatkan Warga Kurang Mampu

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:34 WITA

Knalpot Brong Bikin Resah, Satlantas Polres Bone Bertindak Tegas

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:45 WITA

Jalan Wellulang–Ulo Resmi Dibuka, Bupati Bone Dorong Konektivitas Bone Utara

Senin, 2 Februari 2026 - 15:11 WITA

Rakornas Kemendagri 2026, Bone Siap Satukan Langkah dengan Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

Bone

Diduga Korsleting, Satu Unit Mini Bus Hangus Terbakar

Kamis, 5 Feb 2026 - 15:11 WITA