23 Tahun Mengabdi untuk Umat, Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Terus Cetak Generasi Berakhlak

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM– Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, genap berusia 23 tahun pada 7 Juni 2026. Selama lebih dari dua dekade, lembaga pendidikan Islam ini konsisten mengemban amanah dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Perjalanan panjang pesantren ini berawal dari sebuah cita-cita sederhana yang lahir dari niat tulus para pendiri untuk menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas bagi masyarakat. Dengan semangat pengabdian dan tekad yang kuat, Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping tumbuh dari berbagai keterbatasan hingga menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang diperhitungkan di Kabupaten Wajo.

Sejak resmi berdiri pada 7 Juni 2003, pesantren ini telah melewati berbagai fase perjuangan. Pada masa-masa awal pendiriannya, sarana dan prasarana yang tersedia masih sangat terbatas. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para pendiri, pengurus, dan masyarakat untuk terus berjuang membangun lembaga pendidikan yang mampu memberikan manfaat luas bagi umat.

Baca Juga:  KPPS dan PPS Kelurahan Lapongkoda Dipanggil Panwaslu Tempe, Ada Apa ?

Mereka meyakini bahwa setiap pengorbanan yang diberikan untuk kemajuan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya bernilai duniawi, tetapi juga menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.

Tokoh-tokoh yang menjadi pelopor berdirinya Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping antara lain Almarhum H. Andi Baso, Abdullah, H. Agustang Ranreng, dan H. Ambo Acca. Dengan semangat kebersamaan, keikhlasan, dan pengabdian, para perintis tersebut meletakkan fondasi yang kuat bagi perkembangan pesantren hingga saat ini.

Berkat kerja keras dan dedikasi mereka, pesantren mampu berkembang dari waktu ke waktu, baik dari sisi kualitas pendidikan, jumlah santri, maupun kontribusinya terhadap masyarakat. Kini, Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping telah menjadi salah satu pusat pendidikan dan pembinaan karakter yang terus melahirkan generasi penerus bangsa yang berintegritas.

Baca Juga:  Geger! Mayat Tak Utuh Ditemukan Terapung di Pulau Sembilan Danau Tempe

Selama 23 tahun pengabdiannya, pesantren ini telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai bidang. Mereka hadir sebagai guru, dai, tokoh masyarakat, pengusaha, maupun pelayan umat yang membawa nilai-nilai keislaman dan semangat pengabdian yang ditanamkan selama menempuh pendidikan di pesantren.

Peringatan milad ke-23 ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah dan perjuangan para pendiri, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang. Di tengah arus modernisasi dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, pesantren terus melakukan pembenahan dan penguatan sistem pendidikan agar mampu menjawab kebutuhan generasi masa kini tanpa meninggalkan jati diri serta nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu.

Baca Juga:  Genangan Air Tak Kunjung Teratasi, Drainase Sekitar RSUD Lamaddukelleng Dikeluhkan Warga

Bagi keluarga besar Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping, usia 23 tahun menjadi bukti bahwa keikhlasan, kesabaran, dan kebersamaan mampu melahirkan karya besar yang manfaatnya dirasakan oleh banyak orang.

Milad ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia sebuah lembaga pendidikan, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri, apresiasi atas pengorbanan seluruh pihak yang telah berkontribusi, serta peneguhan tekad untuk terus melanjutkan amanah mulia dalam mencerdaskan kehidupan umat.

Dengan semangat yang terus menyala, Pondok Pesantren Daarul Mu’minin As’adiyah Doping diharapkan senantiasa menjadi pusat pendidikan Islam, pembinaan akhlak, dan pengabdian masyarakat yang terus menebarkan manfaat bagi umat, bangsa, dan agama sepanjang zaman. (*)

Penulis : Rangga

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Atasi Persoalan Sampah, DLH Wajo Gaungkan Gerakan Pilah, Olah dan Tanami Pekarangan
Baso Ahmad Fahmi Persembahkan Prestasi Gemilang, MTs As’adiyah No. 34 Doping Juara 1 OMI Kabupaten Wajo
RPK Wajo Sentuh 58 Outlet Aktif, Bulog Perkuat Stabilitas Harga Pangan
Isu Pegawai Bulog Minta Sesuatu ke Mitra RPK Mencuat, Pinca Bulog Wajo Beri Klarifikasi
Pangdam XIV/Hasanuddin Kunker ke Kodim 1406/Wajo, Tekankan Semangat Prajurit dan Peran Keluarga
Kado Kemerdekaan, 155 Warga Binaan Rutan Sengkang Terima Remisi, 2 Langsung Bebas
HUT RI ke-81 di Rutan Sengkang, Pasukan 8 Sukses Kibarkan Sang Merah Putih
SMSI Wajo Jadikan HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Persatuan dan Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:34 WITA

Atasi Persoalan Sampah, DLH Wajo Gaungkan Gerakan Pilah, Olah dan Tanami Pekarangan

Minggu, 13 September 2026 - 22:33 WITA

Baso Ahmad Fahmi Persembahkan Prestasi Gemilang, MTs As’adiyah No. 34 Doping Juara 1 OMI Kabupaten Wajo

Minggu, 13 September 2026 - 17:27 WITA

RPK Wajo Sentuh 58 Outlet Aktif, Bulog Perkuat Stabilitas Harga Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:45 WITA

Isu Pegawai Bulog Minta Sesuatu ke Mitra RPK Mencuat, Pinca Bulog Wajo Beri Klarifikasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:05 WITA

Pangdam XIV/Hasanuddin Kunker ke Kodim 1406/Wajo, Tekankan Semangat Prajurit dan Peran Keluarga

Berita Terbaru