Forbes Bongkar Kelalaian Pemerintah Bone Tangani Krisis Narkoba

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 15:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

BONE,BONEKU.COM,– Ketiadaan rumah rehabilitasi di Kabupaten Bone kembali mengungkap persoalan serius dalam penanganan narkoba di daerah yang telah berstatus zona darurat. Meski angka penyalahgunaan terus meningkat, pemerintah daerah hingga kini belum menghadirkan fasilitas rehabilitasi yang layak bagi pecandu maupun korban kecanduan.

Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone yang selama bertahun-tahun memantau dinamika peredaran narkoba menyampaikan pernyataan keras atas kondisi tersebut. Temuan mereka menunjukkan banyak pecandu yang seharusnya memperoleh pendampingan justru dibiarkan tanpa akses rehabilitasi. Situasi ini dinilai berpotensi memperluas jumlah pengguna baru dan memperkuat jaringan peredaran di lapangan.

Baca Juga:  Anggota Polres Bone Terlibat Kecelakaan di Watampone, Balita 4 Tahun Meninggal Dunia

Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menegaskan bahwa pemerintah telah lama mengetahui kebutuhan mendesak ini namun tidak kunjung mengambil langkah konkret.

“Sudah bertahun-tahun kami dorong. Tapi sampai sekarang, tidak ada langkah nyata dari pemerintah maupun pihak terkait,” Ungkap ketua Forbes ke media, Ahad 16 November 2025.

Penelusuran Forbes mengungkap, lambannya pembangunan fasilitas rehabilitasi bukan karena minimnya urgensi, melainkan kurangnya prioritas kebijakan. Sebagai daerah yang masuk kategori merah dalam peta peredaran narkoba di Sulawesi Selatan, Bone tercatat berulang kali masuk tiga besar wilayah paling rawan berdasarkan pemetaan sejumlah lembaga anti narkoba.

Baca Juga:  Brimob Bone Siap Mendukung Operasi Patuh Pallawa 2024

Di tengah stagnasi pemerintah tersebut, Forbes menawarkan konsep rehabilitasi alternatif yang lebih progresif dan berbasis masyarakat.

“Semua tempat adalah rumah rehabilitasi, semua orang adalah konselor, dan semua bertindak secara nonlitigasi,” terang Andi Singkeru Rukka.

Konsep ini disusun berdasarkan temuan bahwa mayoritas masyarakat tidak tahu harus membawa kemana anggota keluarga yang mengalami kecanduan, sehingga banyak yang memilih diam hingga kondisi makin memburuk.

Forbes juga menyoroti rendahnya literasi narkoba di tingkat masyarakat, yang menjadi celah dimanfaatkan oleh jaringan pengedar. Karena itu, peningkatan edukasi publik dinilai harus menjadi strategi utama, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Baca Juga:  ASDP Respons Aspirasi Warga Bajoe, Pengalihan Rute Ditunda hingga 10 April 2026

Mereka menegaskan bahwa di tengah masifnya operasi penindakan aparat, tanpa keberadaan fasilitas rehabilitasi yang memadai, pecandu yang seharusnya ditolong justru berisiko diproses hukum atau kembali ke lingkungan yang memicu kecanduan.

Forbes mendesak pemerintah daerah segera mengambil keputusan strategis sebelum krisis narkoba di Bone semakin meluas.

“Kalau rumah rehab terus diabaikan, kita bukan hanya kehilangan generasi, tapi juga membiarkan peredaran gelap tumbuh tanpa perlawanan yang seimbang,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming
Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga
8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga
Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah
Niat Menegur karena Anak Terganggu, Pemuda di Bone Malah Dikeroyok di Depan Rumah
Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi
Bukan Sekadar Tampil, PMR MTsN 3 Bone Borong Juara dan Sabet Juara Umum I VORCEA 2026 se-Sulsel

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:35 WITA

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WITA

Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WITA

8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:14 WITA

Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah

Selasa, 15 September 2026 - 15:19 WITA

Niat Menegur karena Anak Terganggu, Pemuda di Bone Malah Dikeroyok di Depan Rumah

Berita Terbaru